Presiden Prabowo Subianto langsung ‘tancap gas’ setibanya di Tanah Air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negeri. Presiden mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/01).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut digelar khusus agar Presiden dapat mengecek langsung perkembangan sejumlah program strategis nasional dari para pejabat terkait.
“Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.
Bahas Pangan hingga Penertiban Hutan
Dalam pertemuan yang berlangsung maraton sejak siang hingga malam hari tersebut, Prabowo menerima laporan komprehensif dari berbagai sektor.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memaparkan kondisi terkini sektor minyak dan gas bumi.
Di sektor keuangan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan update mengenai stabilitas sektor perbankan.
Laporan terkait sumber daya manusia disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang membahas kerja sama perguruan tinggi di bidang teknik serta mineral dan batubara (minerba).
Fokus Pertahanan dan Hukum
Tak luput dari pembahasan, sektor pertahanan dan keamanan dilaporkan langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Di sisi penegakan hukum, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan laporan khusus terkait langkah penertiban kawasan hutan nasional.
Turut hadir dalam pertemuan penting tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), serta Wakil Panglima TNI.










