Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan durian beku (frozen durian) asal Indonesia kini memiliki akses ekspor langsung ke China tanpa perlu melalui negara perantara.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (26/1), Sudaryono menyebut langkah ini sebagai titik balik bagi komoditas hortikultura nasional yang selama ini kerap “menumpang” jalur distribusi negara lain.
“Selama ini durian kita sering lewat negara lain sebelum sampai ke Tiongkok. Padahal barangnya dari pohon kita, dirawat petani kita, tapi mereknya jadi punya orang lain,” ujar Sudaryono.
Potong Jalur Distribusi
Sudaryono menjelaskan, kesepakatan ini merupakan hasil pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian Tiongkok. Ia mendesak agar durian beku, khususnya dari Jawa Barat dan daerah sentra lainnya, bisa menembus pasar Tiongkok secara langsung.
Menurutnya, hilangnya jalur perantara ini akan mengembalikan potensi keuntungan dan identitas jenama (branding) produk Indonesia yang selama ini hilang.
“Kita tidak mau cuma jadi penonton… Alhamdulillah, hasilnya sekarang truk-truk kita sudah resmi jalan ke sana. Kita buktikan kalau kualitas durian nusantara itu kelas dunia,” tegasnya.
Janji Sikat Hambatan Birokrasi
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan komitmennya untuk terus membuka jalan bagi petani. Ia berjanji akan memangkas segala bentuk hambatan birokrasi yang mempersulit ekspor produk pertanian.
Sudaryono juga mengisyaratkan bahwa durian hanyalah permulaan. Masih banyak buah tropis Indonesia lainnya yang siap didorong untuk mendunia.
“Tugas pemerintah itu membuka jalan, bukan malah mempersulit. Kalau jalur ekspornya lancar, ekonomi di desa-desa bakal hidup,” pungkasnya.










