Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat untuk membawa dua misi strategis sekaligus. Selain memperkuat kerja sama ekonomi, Kepala Negara juga akan mengambil peran dalam diplomasi perdamaian global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan agenda tersebut usai menghadap Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2).
“Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan menghadiri acara pada tanggal 19, dan di sekitar tanggal tersebut juga akan ada rencana penandatanganan ART,” ujar Airlangga.
Pantau Perundingan Dagang
Dalam lawatannya nanti, Prabowo akan menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan AS. Airlangga menegaskan bahwa perkembangan perundingan dagang kedua negara terus dilaporkan secara berkala dan intensif kepada Presiden.
“Tadi dilaporkan juga kepada Bapak Presiden dan kita lihat perkembangan selanjutnya,” sambung Airlangga.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Prabowo dalam memastikan posisi Indonesia yang lebih kuat dalam peta perdagangan internasional, khususnya dengan mitra strategis seperti Amerika Serikat.
Hadiri Dewan Perdamaian
Selain agenda ekonomi, kunjungan Prabowo ke Negeri Paman Sam juga bertepatan dengan momen penting geopolitik. Pada tanggal 19 Februari, AS dijadwalkan menggelar rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Prabowo dikabarkan akan turut hadir dalam forum bergengsi tersebut. Kehadiran Presiden dalam pertemuan ini dinilai akan mempertegas posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, serta komitmen Prabowo dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.










