Lewat Puluhan Ribu Koperasi Merah Putih, Menkop Ferry Siap Bantu OJK Tembus Literasi Syariah ke Pelosok Desa

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono/Ist.

Jakarta, Generasi.co — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menaruh perhatian serius terhadap pemerataan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Ia memastikan kementeriannya siap turun tangan membantu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan mengerahkan puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai ujung tombak edukasi di akar rumput.

Komitmen tersebut ditegaskan Ferry melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, usai menghadiri acara penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 bertajuk “Buka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah” di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Koperasi Merah Putih Jadi Simpul Literasi Syariah

Menkop Ferry meyakini bahwa agenda besar pengembangan ekosistem keuangan syariah tidak boleh hanya berpusat di perkotaan, melainkan harus menembus hingga ke desa-desa. Di sinilah Koperasi Merah Putih akan mengambil peran strategis.

Dengan jaringan yang telah terbangun di puluhan ribu titik di seluruh Indonesia, KDKMP diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi kerakyatan, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat edukasi literasi keuangan.

“Kami meyakini bahwa pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah harus menjangkau hingga ke desa-desa. Dalam konteks ini, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini telah terbangun di puluhan ribu titik menjadi peluang besar. Koperasi tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga dapat berperan sebagai simpul literasi dan penggerak sektor riil berbasis syariah,” tulis Ferry Juliantono.

Sinergi Segitiga: Kemenkop, MES, dan OJK

Ferry memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi OJK yang terus berupaya membuka akses masyarakat terhadap sistem keuangan yang adil dan berkelanjutan melalui program GERAK Syariah 2026. Ia menyebut kegiatan sosial dan edukasi OJK selama bulan Ramadan ini sebagai langkah luar biasa yang menginspirasi Kemenkop.

Ke depan, Ferry menjanjikan keterlibatan kementeriannya yang lebih agresif. Ia mendorong penguatan sinergi “segitiga” antara Kementerian Koperasi, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan OJK.

“Insha Allah, ke depan kami akan terlibat lebih aktif dalam memperkuat gerakan ini. Sinergi ini harus terus diperkuat, tidak hanya di sektor keuangan, tetapi juga menyasar sektor riil termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya.

Acara penutupan GERAK Syariah 2026 tersebut turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono, Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis, serta seluruh Kepala Kantor OJK Daerah se-Indonesia yang hadir secara virtual.