Pringsewu, Generasi.co — Kunjungan kerja Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, ke Kabupaten Pringsewu pada Selasa (28/4/2026) menjadi panggung pembuktian efektivitas Proyek Strategis Nasional (PSN) di tingkat daerah. Dalam dialog yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati, terungkap bahwa kombinasi infrastruktur air dan konektivitas jalan telah memicu pertumbuhan ekonomi Pringsewu hingga melampaui angka 5 persen.
Kehadiran Muzani disambut langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, serta jajaran Forkopimda dan DPRD Provinsi Lampung.
Dua Pilar Infrastruktur: Bendungan dan Inpres Jalan
Bupati Riyanto Pamungkas memaparkan bahwa lompatan ekonomi daerah tidak lepas dari keberadaan Bendungan Way Sekampung. Sebagai bagian dari PSN, bendungan ini menjadi jantung produktivitas pertanian yang menguatkan ketahanan air bagi petani lokal.
Selain sektor air, Pringsewu juga mencatatkan rekor sebagai salah satu daerah dengan alokasi Inpres Jalan Daerah (IJD) terpanjang di Provinsi Lampung.
“Keberadaan bendungan ini sangat strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Sementara konektivitas jalan melalui IJD memperkuat ekosistem ekonomi lokal, membuka akses hingga tingkat pekon, dan memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat,” ujar Riyanto.
Laju Ekonomi dan Hilirisasi Singkong
Keberhasilan pembangunan fisik ini tercermin dalam data makro ekonomi kabupaten. Peningkatan infrastruktur yang masif berdampak langsung pada:
- Pertumbuhan Ekonomi 2025: Tercatat mencapai 5,44 persen.
- Hilirisasi Komoditas: Pringsewu kini tengah mematangkan rencana pengolahan singkong menjadi tepung mocaf guna meningkatkan nilai jual petani.
- Konektivitas Wilayah: Mempercepat distribusi barang dan jasa antarwilayah yang sebelumnya sulit terjangkau.
Muzani: Pembangunan Fisik Harus Sejalan dengan Ideologi
Meski mengapresiasi capaian fisik dan ekonomi Pringsewu, Ahmad Muzani memberikan catatan penting. Ia menekankan bahwa kemajuan infrastruktur tidak boleh berdiri sendiri tanpa fondasi nilai-nilai kebangsaan.
“Pembangunan yang merata dan berkelanjutan hanya dapat tercapai jika seluruh elemen bangsa berpegang pada nilai-nilai dasar negara. Kemajuan fisik daerah tidak boleh dilepaskan dari semangat persatuan,” tegas Muzani saat mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.
Agenda kunjungan ini ditutup dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah pusat melalui legislatif dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan nasional.
Ringkasan Indikator Pembangunan Pringsewu 2026
| Sektor | Proyek/Capaian | Dampak Nyata |
| Pertanian | Bendungan Way Sekampung (PSN) | Ketahanan air & lonjakan produktivitas lahan. |
| Transportasi | Inpres Jalan Daerah (IJD) | Konektivitas pekon & distribusi barang lancar. |
| Ekonomi | Pertumbuhan 5,44% | Kesejahteraan meningkat & peluang industri mocaf. |










