Perkuat Ekosistem Digital, BNI Hadirkan Solusi Cerdas untuk Nasabah Ritel dan Korporasi

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali/Ist.

Jakarta, Generasi.co — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus melakukan akselerasi dalam pengembangan ekosistem digital. Langkah strategis ini diambil guna merespons dan memenuhi kebutuhan transaksi yang semakin dinamis, baik untuk segmen nasabah ritel (individu) maupun korporasi.

Direktur Treasury & International Banking BNI, Abu Santosa Sudradjat, menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi pilar utama dalam strategi perseroan. Tujuannya bukan sekadar mengejar tren teknologi, melainkan untuk memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat nasional hingga global.

Inovasi Layanan dan Ekosistem Open Banking

Dalam upaya mendukung efisiensi transaksi bisnis, BNI memfokuskan pengembangannya pada solusi digital yang komprehensif dan terintegrasi.

“BNI memperkuat open banking ecosystem melalui pengembangan solusi transaksi digital dan layanan cash management untuk mendukung efisiensi transaksi bisnis,” ucap Abu Santosa.

Guna menghadirkan layanan yang tepat sasaran, BNI telah memetakan platform digitalnya berdasarkan kebutuhan spesifik masing-masing segmen nasabah:

Segmen NasabahSolusi Digital UtamaFokus Layanan
Ritel (Individu)wondr by BNIMemenuhi kebutuhan transaksi keuangan harian, personal, dan gaya hidup nasabah individu.
Korporasi (Bisnis)BNIdirect & Cash ManagementMendukung efisiensi arus kas korporasi, open banking, dan pengelolaan ekosistem bisnis berskala besar.

Evolusi Peran Perbankan Masa Kini

Lebih lanjut, Abu menjelaskan bahwa paradigma perbankan modern telah bergeser secara signifikan. Saat ini, fungsi bank tidak lagi terbatas hanya sebagai lembaga penyedia pembiayaan. BNI kini mengambil peran strategis sebagai penghubung (connector) ekosistem ekonomi yang menggerakkan aktivitas perdagangan dan investasi.

Ke depannya, BNI berkomitmen untuk terus mematangkan visi tersebut melalui beberapa fokus utama:

  • Mendorong inovasi digital yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.
  • Memperkuat jaringan internasional untuk memfasilitasi transaksi global.
  • Menggalakkan kolaborasi lintas sektor guna memperluas penetrasi layanan.

Sebagai penutup, perseroan juga menegaskan dedikasinya dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang sejalan dengan prinsip pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing). Langkah nyata ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.