Bukan Cuma Buat Anak Sekolah! Badan Gizi Nasional Tegaskan Prioritas Utama MBG Adalah Ibu Hamil dan Balita

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya/BGN

Jakarta — Generasi.co — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, meluruskan persepsi publik dan para mitra pelaksana yang selama ini salah kaprah terkait sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sony menegaskan bahwa program andalan Pemerintah ini tidak semata-mata ditujukan untuk peserta didik atau anak sekolah saja.

Faktanya, garda terdepan dan fondasi utama dari penerima manfaat MBG adalah kelompok masyarakat yang berada dalam fase paling krusial pertumbuhan manusia.

Salah Kaprah Istilah ‘School Meal’

Dalam berbagai agenda konsolidasi di daerah, BGN menemukan banyak yayasan dan mitra pelaksana yang keliru menginterpretasikan program ini. Banyak mitra yang langsung berfokus menjalin kerja sama dengan pihak sekolah karena terpengaruh oleh istilah internasional school meal (makan siang sekolah).

Akibatnya, esensi utama program untuk menyasar kelompok yang lebih rentan justru sempat terabaikan di beberapa wilayah.

Hierarki Prioritas Penerima Manfaat MBG

Untuk menyamakan persepsi antara Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan, mitra pelaksana, hingga Satuan Tugas (Satgas) MBG di tingkat kabupaten/kota, BGN menetapkan urutan prioritas penerima manfaat sebagai berikut:

Urutan PrioritasKelompok SasaranAlasan Strategis
1. Prioritas UtamaIbu Hamil & Ibu MenyusuiMenjamin asupan gizi sejak janin dalam kandungan.
2. Prioritas UtamaAnak Balita (Di bawah 5 tahun)Memaksimalkan periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
3. Prioritas LanjutanPeserta Didik (Siswa Sekolah)Menjaga stamina, fokus belajar, dan perkembangan remaja.

Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Sony menjelaskan bahwa fokus pada ibu hamil dan balita merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar. Pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan adalah kunci utama untuk memutus rantai stunting dan mencetak generasi masa depan yang unggul.

Oleh karena itu, BGN memberikan peringatan keras kepada seluruh elemen pelaksana di lapangan agar tidak keluar dari jalur kebijakan yang telah ditetapkan.

“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegas Sony Sonjaya dalam keterangan resminya, Minggu (31/5/2026).

Sony juga meminta seluruh elemen masyarakat dan satgas daerah untuk saling mengawal dan mengingatkan. Mengingat MBG adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto, implementasinya harus dipastikan berjalan bersih, tepat sasaran, dan berdampak nyata demi menyongsong Indonesia Emas 2045.