Generasi.co, Ambon – SMAN 12 Ambon meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Provinsi Maluku dan berhak mewakili provinsi tersebut pada babak final tingkat nasional di Jakarta.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Grup A SMAN 12 Ambon keluar sebagai juara dengan total 150 poin. Posisi kedua ditempati Grup C SMAN 3 Kepulauan Aru dengan 55 poin dan bobot nilai 19, sedangkan Juara III diraih Grup B MAN Ambon dengan 55 poin dan bobot nilai 15.
Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI sekaligus anggota dewan juri, Wachid Nugroho, mengapresiasi seluruh peserta yang dinilai telah menunjukkan pemahaman terhadap nilai-nilai Empat Pilar MPR RI selama kompetisi berlangsung.
“Alhamdulillah, kita sudah sampai pada titik ini. Ini adalah sebuah perlombaan yang luar biasa. Adik-adik, baik yang masuk final maupun yang sejak pagi mengikuti perlombaan, sudah benar-benar mampu mengimplementasikan Empat Pilar MPR RI dengan sangat baik,” kata Wachid.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing dan sekolah yang telah mendukung para peserta selama proses persiapan.
“Terima kasih dari MPR. Adik-adik sudah belajar luar biasa. Terima kasih juga kepada Bapak dan Ibu Guru Pembimbing yang sudah membimbing adik-adik sebagai generasi kita ke depan,” ujarnya.
Wachid berharap wakil Provinsi Maluku mampu melanjutkan prestasi hingga babak final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional.
Guru pendamping SMAN 12 Ambon, Max Henry Lesiholo, mengatakan keberhasilan timnya merupakan hasil latihan rutin selama sekitar lima bulan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan setiap hari.
“Kami menjadikan kegiatan ini sebagai ekstrakurikuler sehingga latihan dapat dilakukan secara rutin. Selama kurang lebih lima bulan, anak-anak berlatih setiap hari, mulai pagi hingga sore, untuk mempersiapkan diri menghadapi perlombaan,” katanya.
Menurut Max, menjaga kondisi fisik peserta menjadi tantangan terbesar selama menjalani latihan dengan intensitas tinggi. Meski demikian, tim tetap berkomitmen memberikan penampilan terbaik.
“Ini bukan akhir dari perjalanan kami. Kami akan terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berharap dapat memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional,” ujarnya.
Perwakilan tim SMAN 12 Ambon, Juan Letelay, mengaku latihan yang dijalani berlangsung disiplin dan membutuhkan kerja keras seluruh anggota tim.
“Sistem latihan kami sangat ketat dan rinci. Hampir setiap hari kami berlatih dari pagi hingga malam. Prosesnya memang berat, tetapi semua itu menjadi bagian dari perjalanan untuk meraih prestasi,” kata Juan.
Ia menyebut tantangan terbesar tim adalah membangun mental bertanding saat menghadapi sekolah-sekolah unggulan dari berbagai daerah di Maluku.
“Tantangan terbesar kami adalah mental. Awalnya kami merasa lawan-lawan yang dihadapi lebih unggul. Namun, melalui latihan yang panjang dan kerja keras, serta penyertaan Tuhan, kami akhirnya bisa meraih juara pertama,” ujarnya.
Babak final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Maluku turut menghadirkan dewan juri dari Universitas Pattimura, yakni Andreas M. D. Ratuanak dan Julista Mustamu.










