Generasi.co – Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada laga final. Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi La Roja setelah sukses pada edisi 2010.
Laga yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu itu melahirkan sejumlah catatan menarik, mulai dari rekor buruk Argentina, kartu merah pertama di final sejak 2010, hingga penampilan gemilang Emiliano Martínez. Berikut deretan faktanya:
1. Spanyol Raih Gelar Juara Dunia Kedua
Spanyol kembali menjadi kampiun dunia setelah sebelumnya menjuarai Piala Dunia 2010. Berbeda dengan final 2010 yang berlangsung ketat, kali ini Spanyol tampil lebih dominan dan mengendalikan jalannya pertandingan hampir sepanjang laga.
2. Argentina Tidak Melepaskan Tembakan Selama 90 Menit
Argentina mencatat rekor yang tidak diinginkan dengan gagal melepaskan satu pun tembakan sepanjang waktu normal.
Sejak 1966, dari sekitar 900 pertandingan Piala Dunia, hanya tiga tim yang tidak mencatatkan tembakan selama 90 menit, yakni Kosta Rika saat menghadapi Brasil pada 1990, Kosta Rika melawan Spanyol pada 2022, dan Argentina di final Piala Dunia 2026.
3. Tembakan Pertama Argentina Baru Terjadi pada Menit Ke-117
Dominasi Spanyol membuat Argentina baru menciptakan peluang melalui tembakan pada menit ke-117. Kesempatan itu lahir ketika Lionel Messi melepaskan tendangan dari sisi kanan yang justru mengenai wajah gelandang Spanyol, Mikel Merino.
4. Enzo Fernández Terima Kartu Merah
Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada babak pertama perpanjangan waktu akibat pelanggaran terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsí.
5. Kartu Merah Pertama di Final Sejak 2010
Pengusiran Enzo Fernández menjadi kartu merah pertama di final Piala Dunia sejak Johnny Heitinga diusir keluar lapangan saat Belanda menghadapi Spanyol pada final 2010.
Secara keseluruhan, kartu merah Fernández merupakan yang keenam dalam sejarah final Piala Dunia.
6. Argentina Tiga Kali Bermain hingga Babak Tambahan
Final melawan Spanyol menjadi pertandingan ketiga Argentina yang harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu pada Piala Dunia 2026. Catatan itu menjadi yang pertama dalam sejarah turnamen.
Menariknya, sepanjang turnamen Argentina tidak sekali pun menjalani adu penalti.
7. Laga Extra Time Ke-14 Argentina di Piala Dunia
Pertandingan final menjadi laga ke-14 Argentina yang berlanjut ke babak tambahan sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, Argentina berhasil lolos atau menang dalam 11 dari 13 pertandingan yang berlangsung hingga extra time.
8. Emiliano Martínez Pecahkan Rekor Penyelamatan
Kiper Argentina Emiliano Martínez tampil impresif meski gagal membawa timnya menjadi juara.
Ia membukukan 11 penyelamatan sepanjang pertandingan, jumlah terbanyak dalam sejarah final Piala Dunia sejak pencatatan statistik modern dimulai pada 1966.
9. Spanyol Kembali Mencetak Gol di Babak Extra Time Final
Sepanjang sejarah, Spanyol telah menjalani sembilan pertandingan Piala Dunia yang berlanjut ke perpanjangan waktu. Namun, mereka baru mencetak dua gol pada fase tersebut.
Kedua gol itu sama-sama lahir di partai final, yakni melalui Andrés Iniesta pada 2010 dan Torres pada final Piala Dunia 2026.
10. Torres Masuk Daftar Pencetak Gol Pengganti di Final
Torres menjadi pemain kelima yang mencetak gol sebagai pemain pengganti di final Piala Dunia.
Ia juga menjadi pemain pertama yang melakukannya sejak Mario Götze mencetak gol kemenangan Jerman atas Argentina pada final Piala Dunia 2014.










