Ketua MPR Ahmad Muzani sebut kesepakatan dagang Prabowo-Trump beri tarif impor rendah untuk RI. Kedelai dan suku cadang pesawat jadi lebih terjangkau.
Generasi.co, Jakarta – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai bahwa hasil negosiasi perdagangan antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keuntungan nyata bagi Indonesia, khususnya dalam hal tarif impor untuk sejumlah kebutuhan strategis nasional.
Berbicara di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/7/2025), Muzani menyatakan Indonesia kini dapat memperoleh berbagai produk penting dari AS dengan tarif yang lebih rendah, bahkan nol persen.
“Dengan kesepakatan itu, sebenarnya Indonesia posisinya sangat diuntungkan, karena kita memerlukan sejumlah barang produk Amerika dengan tarif yang rendah atau nol,” ujarnya dikutip dari ANTARA, Kamis (24/7).
Salah satu dampak positif dari perjanjian tersebut adalah kemudahan akses terhadap impor kedelai, bahan baku utama untuk makanan pokok seperti tempe dan tahu. Menurut Muzani, penurunan tarif impor akan membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga produk pangan tersebut.
Selain sektor pangan, kesepakatan ini juga berpengaruh pada industri penerbangan nasional. Ketersediaan suku cadang pesawat, yang sebelumnya sering terhambat oleh tingginya harga dan keterbatasan pasokan, kini diharapkan dapat teratasi dengan lebih cepat.
“Diharapkan dengan tarif yang rendah ini maka kelangkaan sparepart pesawat terbang ini bisa diatasi lebih cepat lagi karena harganya lebih murah lagi dengan tarif yang lebih rendah,” tambahnya.
Lebih jauh, Muzani menjelaskan peluang ekspor Indonesia ke AS turut terdampak positif. Produk-produk seperti tekstil dan alas kaki dinilai akan semakin kompetitif di pasar AS karena pengurangan hambatan tarif.
Ia pun menegaskan kesepakatan ini merupakan bukti nyata diplomasi antar pemimpin negara bisa memberikan hasil langsung yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
(BAS/Red)










