Presiden Prabowo anugerahi Menlu Sugiono Bintang Mahaputera Utama atas jasa luar biasa di diplomasi RI dan perlindungan WNI.
Generasi.co, Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menerima Bintang Mahaputera Utama, salah satu tanda kehormatan tertinggi dari negara, dalam upacara penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Tanda kehormatan ini disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian luar biasa Sugiono di bidang diplomasi internasional.
Dalam kutipan Keputusan Presiden yang dibacakan saat acara, Sugiono disebut berjasa besar dalam memperkuat arah politik luar negeri bebas aktif, memperluas kerja sama bilateral dan multilateral, serta memastikan perlindungan kepentingan WNI di luar negeri.
“Menganugerahkan Bintang Mahaputera Utama kepada Saudara Sugiono. Beliau berjasa luar biasa dalam bidang diplomasi internasional melalui kiprah sebagai Menteri Luar Negeri yang memperkuat politik luar negeri bebas aktif, memperluas kerja sama bilateral dan multilateral, serta melindungi kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri,” demikian isi keputusan yang dibacakan dalam upacara, Senin (25/8).
Penganugerahan ini diberikan kepada 141 tokoh nasional, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 73, 74, 75, 76, 77, dan 78/TK/2025. Presiden Prabowo menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan negara terhadap pengabdian luar biasa para tokoh bangsa.
“Sekali lagi terima kasih atas jasa-jasa pengabdian saudara sekalian. Semoga jasa-jasa tersebut menjadi warisan bagi generasi penerus,” ucap Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Penghargaan untuk Tokoh Diplomasi Lainnya
Selain Menlu Sugiono, beberapa tokoh penting dalam sejarah diplomasi Indonesia juga turut menerima tanda kehormatan:
- Marty Natalegawa, Retno Marsudi, dan Noer Hassan Wirajuda dianugerahi Bintang Mahaputera Adipurna atas kiprah mereka dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
- Dino Patti Djalal menerima Bintang Mahaputera Adipradana atas kontribusinya dalam diplomasi publik dan hubungan internasional.
Tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama sendiri hanya diberikan kepada individu yang dinilai telah berjasa luar biasa dalam menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(BAS/Red)










