Ahmad Muzani resmikan World Muslim Scout Jamboree 2025 di Cibubur, ajak peserta jadi tokoh masa depan dan jaga persatuan bangsa.
Generasi.co, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani secara resmi membuka World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan berskala internasional ini digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam pidato pembukaannya, Ahmad Muzani menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membentuk masa depan bangsa dan dunia. Ia mengapresiasi semangat para peserta Jambore yang dinilainya sebagai pribadi-pribadi tangguh dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan para peserta Jambore adalah orang-orang yang siap untuk mandiri, siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Ahmad Muzani dikutip dari Tim Media Pusat Pengembangan Jurnalistik dan Sistem Informasi Kwarda DIY, Rabu (10/9).
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Karena itu, ikutilah semua kegiatan-kegiatan ini dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak peserta untuk terus belajar dan menyiapkan diri menjadi tokoh yang akan berperan penting di masa depan.
“Mudah-mudahan kita semua adalah orang-orang yang akan menjadi tokoh yang ada pada zaman itu, karena itu saya berharap kita harus belajar tanpa henti,” lanjutnya.
WMSJ 2025 diikuti oleh lebih dari 15 ribu peserta dari berbagai negara. Ketua MPR RI berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat jangka panjang serta menjadi pengalaman berharga bagi para peserta.
“Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, saya Ahmad Muzani Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dengan ini membuka kegiatan World Muslim Scout Jamboree tahun 2025, mudah-mudahan Alloh selalu memberkati kita semua,” ucapnya saat meresmikan acara.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Ahmad Muzani memukul Tabor didampingi oleh sejumlah tokoh penting, termasuk jajaran pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Menteri Agama, Wakil Menteri Pertahanan, Sekretaris Jenderal Pramuka Muslim Dunia, Ketua Pemuda OKI, serta Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
(BAS/Red)










