BNI Perkenalkan Fitur Reaktivasi Rekening Dormant Melalui wondr by BNI

Aplikasi wondr by BNI (Sumber: BNI)
Aplikasi wondr by BNI (Sumber: BNI)

BNI luncurkan fitur reaktivasi rekening dormant di aplikasi wondr. Kini aktifkan rekening kapan saja tanpa harus ke cabang.

Generasi.co, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meluncurkan fitur baru yang memungkinkan nasabah mengaktifkan kembali rekening yang tidak aktif (dormant) melalui aplikasi wondr by BNI. Solusi digital ini dirancang untuk memudahkan nasabah tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang, sehingga proses menjadi lebih efisien dan fleksibel.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menjelaskan peluncuran ini merupakan bagian dari transformasi digital BNI dalam memberikan kemudahan akses layanan perbankan.

“BNI memahami bahwa nasabah menginginkan kemudahan dalam mengakses layanan perbankan, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Melalui fitur reaktivasi rekening dormant di wondr by BNI, nasabah kini dapat kembali menggunakan rekeningnya hanya dengan beberapa langkah sederhana, kapan saja dan di mana saja, tanpa harus ke kantor cabang,” ujar Putrama dalam keterangan tertulis, Selasa (19/8/2025).

Sebelumnya, reaktivasi rekening hanya dapat dilakukan secara langsung di cabang dengan membawa dokumen. Kini, proses tersebut cukup dilakukan melalui aplikasi. Nasabah cukup masuk ke akun wondr by BNI, memilih rekening yang ingin diaktifkan, melakukan verifikasi wajah, memasukkan PIN, dan menyetorkan minimal Rp1 sebagai setoran awal. Setelah proses verifikasi selesai, rekening akan langsung aktif dan bisa digunakan.

Fitur ini sudah tersedia sejak 15 Agustus 2025, membawa berbagai keuntungan seperti proses tanpa dokumen fisik, kecepatan aktivasi dalam hitungan menit, dan fleksibilitas waktu penggunaan. Petunjuk lengkap mengenai fitur ini dapat diakses di laman resmi BNI: https://bni.id/reaktivasidormantwondr.

BNI juga mengingatkan nasabah untuk secara rutin melakukan transaksi seperti penyetoran, transfer, pembayaran, maupun aktivitas digital lainnya guna menjaga status rekening tetap aktif. Selain itu, nasabah disarankan memperbarui data kontak seperti nomor ponsel dan email untuk memastikan tetap terhubung dengan layanan informasi resmi dari bank.

“Langkah ini kami harapkan dapat meningkatkan kesadaran nasabah dalam menjaga keaktifan rekening dan keterbaruan data, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Putrama.

(BAS/Red)