Demi Swasembada, Wamentan Target Tanam Bawang Putih di 100 Ribu Hektare Lahan

Bawang Putih/Pexels

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan target pemerintah untuk membuka lahan penanaman bawang putih seluas 100.000 hektare. Langkah strategis ini diambil demi mengejar status swasembada pangan sesuai instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menjelaskan, hitung-hitungan kebutuhan lahan untuk bawang putih sebenarnya tidak terlalu masif jika dibandingkan komoditas pangan lain.

“Sebenarnya kebutuhannya tidak besar. Kalau kita tanam bawang putih di 100.000 hektare, itu sudah cukup untuk swasembada,” ujar Sudaryono di Jakarta.

Humbang Hasundutan Jadi Sentra Bibit

Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini tengah fokus pada tahap hulu, yakni penguatan pembibitan. Sudaryono menegaskan ketersediaan benih berkualitas adalah kunci keberlanjutan program ini.

Pemerintah telah menyiapkan Horti Center di Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, sebagai pusat pengembangan benih bawang putih nasional, mengingat komoditas ini membutuhkan karakteristik lahan dataran tinggi.

“Untuk bisa swasembada, orang harus menanam dan untuk menanam itu butuh bibit. Maka bibitnya harus kita siapkan dari sekarang,” jelasnya.

Masuk Peta Jalan 2029

Swasembada bawang putih kini telah masuk dalam peta jalan (roadmap) swasembada nasional hingga tahun 2029, bersanding dengan target kemandirian kedelai dan susu.

Meski demikian, Sudaryono mengakui tantangan terbesar adalah konsistensi pelaksanaan di lapangan. Ia menekankan agar program ini benar-benar dieksekusi, bukan sekadar jargon semata.

“Tantangannya ya harus ditanam. Jangan hanya jadi mantra swasembada. Harus ada pembibitan, lahannya disiapkan, dan benihnya harus bagus,” tandasnya.

Jika target ini tercapai, pemerintah meyakini keran impor bawang putih dapat ditutup perlahan, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan petani lokal dan menstabilkan harga di pasar.