Kita bepergian karena berbagai alasan—liburan, urusan bisnis, kewajiban keluarga—dan dengan berbagai cara. Namun ada satu kesamaan yang hampir selalu terjadi: proses perjalanannya sendiri sering kali melelahkan, penuh stres, dan mahal. Mengingat warga Amerika saja melakukan hampir 2 miliar perjalanan sepanjang tahun 2025, tingkat stres yang ditimbulkan jelas tidak main-main.
Mulai dari perencanaan hingga turun dari pesawat, perjalanan bisa menjadi tantangan tersendiri—kecuali jika Anda mengetahui dan menerapkan berbagai travel hacks yang tepat.
Memang ada banyak “tips perjalanan” beredar di internet, dan tidak sedikit yang meragukan manfaatnya. Namun ketika sebuah trik benar-benar berhasil menekan biaya, meningkatkan kenyamanan, atau menyelesaikan masalah kecil yang menjengkelkan, rasanya seperti menemukan sihir. Berikut adalah travel hacks penting yang seharusnya diterapkan oleh siapa pun, baik untuk liburan, perjalanan bisnis, maupun keperluan lainnya.
Gunakan ransel perjalanan dengan sistem vakum
Anda mungkin pernah disarankan untuk menggulung pakaian agar lebih hemat tempat saat berkemas. Cara ini memang membantu, tetapi ada metode yang lebih efektif: sistem vakum. Kantong pakaian vakum dapat memampatkan pakaian sehingga Anda bisa membawa lebih banyak barang atau bahkan cukup bepergian dengan satu tas kabin.
Masalahnya, petugas keamanan bandara (TSA) terkadang meminta pakaian dibuka kembali untuk pemeriksaan khusus, yang bisa membuat isi tas Anda berantakan. Solusi yang lebih praktis adalah menggunakan ransel kabin dengan pompa vakum bawaan. Jika Anda harus membuka isi tas, Anda dapat langsung memampatkannya kembali dengan cepat dan melanjutkan perjalanan tanpa repot.
Bepergian di luar musim ramai (off-peak)
Jika tujuan utama Anda adalah menikmati tempat baru, mendapatkan pengalaman unik, atau mengunjungi kerabat, bepergian di luar musim ramai adalah strategi yang sangat efektif. Off-peak travel berarti mengunjungi suatu destinasi saat mayoritas wisatawan tidak datang.
Sebagai contoh, kebanyakan orang berlibur ke Eropa saat musim panas. Jika Anda memilih pergi pada bulan Februari, Anda berpeluang mendapatkan tiket pesawat yang lebih murah, tarif hotel yang lebih rendah, dan suasana yang jauh lebih sepi.
Mulai gunakan packing cubes
Pernahkah Anda mengalami situasi ini: koper sudah ditata rapi selama berjam-jam, lalu Anda perlu mengambil satu barang kecil di bagian paling bawah? Akibatnya, seluruh isi koper berantakan dan harus ditata ulang dengan penuh emosi.
Di sinilah packing cubes menjadi penyelamat. Benda ini memang tidak mengecilkan pakaian secara drastis, tetapi sangat memudahkan proses mengemas, membongkar, dan mencari barang selama perjalanan. Pakaian dan perlengkapan Anda berubah dari tumpukan acak menjadi kotak-kotak rapi yang mudah dipindahkan. Dengan bentuk yang seragam, keluar-masuk koper tidak lagi terasa seperti mimpi buruk.
Simpan pakaian di dalam bantal leher kabin
Kita hidup di zaman di mana tiket ekonomi “basic” bisa saja tidak memperbolehkan tas kabin. Ditambah lagi, biaya dan pembatasan bagasi semakin ketat. Jika Anda ingin bepergian hanya dengan satu tas kecil, trik bantal bisa sangat membantu.
Caranya sederhana: ambil bantal leher atau sarung bantal, keluarkan isinya, lalu masukkan beberapa potong pakaian. Bantal tersebut tetap bisa digunakan untuk menyangga leher, sementara pakaian Anda “lolos” masuk ke kabin. Trik ini paling efektif menggunakan bantal leher—mengisi satu sarung bantal besar dengan jeans dan kaus kemungkinan besar akan menarik perhatian awak kabin.
Pasang ponsel secara horizontal di kursi pesawat
Menghibur diri di penerbangan jarak jauh bisa menjadi tantangan, terutama jika rencana Anda untuk tidur total tidak berjalan sesuai harapan. Jika pesawat tidak menyediakan layar hiburan yang nyaman atau pilihan kontennya tidak menarik, ponsel Anda bisa menjadi solusi utama.
Anda bisa memanfaatkan kantong muntah (barf bag) yang biasanya tersedia di kursi depan. Selipkan kantong tersebut di antara ponsel dan casing, lalu kaitkan bagian atasnya pada meja lipat kursi. Dengan begitu, ponsel dapat berdiri horizontal pada posisi ideal untuk menonton. Trik sederhana ini bisa sangat menyelamatkan kewarasan—tentu saja selama kantong tersebut tidak dibutuhkan untuk fungsi aslinya.
Gunakan kartu kredit perjalanan untuk pengeluaran harian
Anda mengeluarkan uang hampir setiap hari. Dengan menggunakan kartu kredit yang memberikan poin atau miles perjalanan—dan melunasinya penuh setiap bulan—Anda pada dasarnya mendapatkan “kupon perjalanan gratis”.
Belanja kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan tetap Anda lakukan, jadi mengapa tidak sekaligus mendapatkan poin? Banyak kartu kredit perjalanan menawarkan bonus pendaftaran besar, mulai dari 20.000 hingga 100.000 poin setelah mencapai batas transaksi tertentu. Dalam beberapa bulan saja, Anda bisa mengumpulkan poin yang cukup untuk membiayai satu perjalanan penuh.
Lakukan pencarian gambar terbalik sebelum memesan Airbnb
Mencari penginapan sering kali memakan waktu dan biaya besar. Sebuah listing Airbnb bisa terlihat sempurna, tetapi harganya mahal. Bisa jadi, properti yang sama terdaftar di platform lain dengan harga lebih murah.
Gunakan fitur reverse image search Google. Ambil satu foto dari listing Airbnb, lalu cari menggunakan Google Images. Hasilnya bisa mengarah ke platform lain atau bahkan ke situs resmi hotel atau apartemen tersebut. Setidaknya, Anda bisa mengetahui nama gedung atau lokasi sebenarnya untuk membandingkan harga. Ada juga alat otomatis seperti HiChee, tetapi mencari sendiri sering kali memberikan kepuasan tersendiri.
Jepit tirai hotel dengan hanger celana
Anda tiba di kamar hotel dalam keadaan lelah dan tidak menyadari tirai jendela tidak menutup rapat. Akibatnya, matahari pagi membangunkan Anda terlalu dini. Trik sederhana ini bisa sangat meningkatkan kualitas tidur Anda.
Ambil hanger celana dari lemari hotel—yang memiliki penjepit logam—dan jepit bagian tirai yang terbuka. Cahaya matahari pagi pun tertahan, dan Anda bisa tidur lebih lama dengan tenang.
Simpan satu sepatu di dalam brankas hotel
Jika Anda menggunakan brankas hotel untuk menyimpan barang berharga atau dokumen penting, risiko terbesarnya adalah lupa mengambilnya saat check-out. Cara paling efektif untuk mencegah hal ini adalah menyimpan sesuatu yang mustahil Anda lupakan.
Salah satu trik populer adalah menyimpan satu sepatu di dalam brankas. Saat bersiap berangkat, Anda pasti akan menyadari jika satu sepatu hilang. Prinsip ini berlaku untuk barang apa pun, asalkan itu sesuatu yang tidak mungkin Anda tinggalkan.
Unduh peta offline sebelum berangkat
Dulu, mencari arah di tempat baru berarti menggunakan peta kertas atau bertanya pada orang dengan petunjuk yang membingungkan. Sekarang, kita memiliki GPS canggih—hingga koneksi internet tiba-tiba hilang.
Solusinya adalah mengunduh peta offline sebelum perjalanan. Google Maps maupun aplikasi seperti HERE WeGo memungkinkan Anda menyimpan peta wilayah tertentu saat masih memiliki sinyal. Setelah diunduh, Anda tetap bisa melihat rute, jarak, dan arah tanpa koneksi internet. Luangkan waktu sejenak sebelum setiap perjalanan, dan Anda tidak akan tersesat lagi.










