Duka Lyodra Ginting atas Wafatnya Paus Fransiskus, Akui Kenang Momen Berkah Langsung di Indonesia

Foto: Penyanyi muda berbakat, Lyodra Ginting mendapat kesempatan langka bertemu langsung dengan Paus Fransiskus saat kunjungannya ke Indonesia pada September 2024. (Instagram Lyodra)
Foto: Penyanyi muda berbakat, Lyodra Ginting mendapat kesempatan langka bertemu langsung dengan Paus Fransiskus saat kunjungannya ke Indonesia pada September 2024. (Instagram Lyodra)

Lyodra Ginting ungkap kesedihan mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus. Penyanyi muda ini kenang momen spesial menerima berkat langsung saat Paus berkunjung ke Indonesia tahun 2024.

Generasi.co, Jakarta – Dunia berduka atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, yang menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (25/4/2025).

Kabar duka ini turut menyentuh hati penyanyi muda berbakat, Lyodra Ginting, yang pernah mendapat kesempatan langka bertemu langsung dengan Paus saat kunjungannya ke Indonesia pada September 2024.

Lyodra mengungkapkan betapa berat perasaannya kehilangan sosok yang begitu dihormatinya itu.

“Aku sangat-sangat merasa kehilangan,” kata Lyodra dengan suara lirih saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).

Momen Sakral Bertemu Paus Fransiskus

Kenangan pertemuannya dengan Paus Fransiskus masih membekas kuat dalam ingatan Lyodra.

Ia termasuk salah satu orang beruntung yang mendapat kesempatan menerima berkat langsung dari pemimpin Vatikan tersebut.

“Apalagi aku termasuk orang yang sangat beruntung karena sebelum Pope pergi, aku sempat merasakan langsung blessing dari beliau,” ujar Lyodra dengan mata berkaca-kaca.

Pertemuan itu terjadi dalam suasana khidmat saat Lyodra tampil membawakan lagu pujian dalam perayaan Misa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Di hadapan ribuan umat Katolik, ia merasakan pengalaman spiritual yang begitu mendalam.

“Aku dipegang tangannya, aku bisa nyanyi di misanya, dan di depan seluruh umat Katolik. Itu adalah momen yang nggak akan pernah bisa aku lupain seumur hidupku,” kenangnya.

Paus Fransiskus: Tokoh Pemersatu Umat

Bagi Lyodra, Paus Fransiskus bukan sekadar pemimpin agama, melainkan juga simbol nilai-nilai kemanusiaan yang menginspirasi banyak orang, terlepas dari latar belakang agama.

“Beliau itu tokoh penting yang sangat menginspirasi. Saya yakin bukan cuma umat Katolik yang merasa kehilangan, tapi juga banyak orang dari berbagai latar belakang yang sedih dengan kepergian beliau,” jelas Lyodra.

Sebagai seorang Katolik, ia mengaku sangat terpukul dengan kepergian Paus.

Pengalaman spiritual yang pernah ia rasakan bersama Paus Fransiskus membuat dukanya semakin mendalam.

“Rasanya sedih banget. Itu tadi, karena aku pernah dapat blessing langsung. Sedih banget kehilangan sosok seperti beliau,” tuturnya.

Pemakaman Paus Fransiskus Dilaksanakan Hari Ini

Jenazah Paus Fransiskus akan dimakamkan hari ini, Sabtu (26/4/2025), dalam Misa pemakaman yang digelar di Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Misa dipimpin oleh Kardinal Re Giovanni Battista dan akan diakhiri dengan pemindahan peti jenazah ke Basilika Santa Maria Maggiore, tempat pemakaman dilangsungkan.

Umat Katolik di seluruh dunia turut berdoa dan mengenang jasa-jasa Paus Fransiskus selama memimpin Gereja.

Lyodra berharap semangat dan ajaran Paus Fransiskus terus menginspirasi generasi mendatang.

“Aku berdoa agar beliau tenang di sisi Tuhan, dan semoga warisan kasih sayangnya tetap hidup di hati banyak orang,” pungkasnya.

(BAS/Red)