Aktor Fachri Albar kembali ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba untuk ketiga kalinya. Polisi memastikan kondisi kesehatannya stabil, namun penyidikan masih berlanjut.
Generasi.co, Jakarta – Aktor kenamaan Indonesia, Fachri Albar, kembali berurusan dengan hukum setelah ditangkap untuk ketiga kalinya terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.
Penangkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan pada Selasa, 22 April 2025.
Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus narkotika yang melibatkan selebritas Tanah Air.
Setelah penangkapan, Fachri langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat.
Wakasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Avrilendy Akmam Ajie Sulistyo, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Fachri dalam keadaan sehat dan stabil.
“Kami sudah melaksanakan tes kesehatan dan memastikan bahwa kondisinya dalam keadaan sehat dan baik,” ujar AKP Avrilendy kepada awak media pada Rabu, 23 April 2025.
Meskipun kondisi kesehatannya baik, penyidik masih terus mendalami kasus ini, termasuk peran Fachri dan jenis serta jumlah barang bukti yang diamankan.
“Kami masih melaksanakan pendalaman, baik itu terkait peran maupun jenis dan jumlah barang putih yang masih dalam pemeriksaan,” tambah AKP Avrilendy.
“Rincian lebih lanjut mengenai barang bukti akan disampaikan dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Kamis, 24 April 2025.
Dalam penangkapan sebelumnya pada tahun 2018, polisi menemukan satu paket sabu, dua strip dumolid, dan alat isap sabu di kediaman Fachri di Cirendeu, Tangerang Selatan.
Saat itu, Fachri mengaku tengah menjalani program detoksifikasi di bawah pengawasan dokter.
Namun, kasus kali ini menunjukkan bahwa masalah penyalahgunaan narkoba masih membayangi kehidupan aktor tersebut.
Penangkapan Fachri Albar kembali menyoroti pentingnya rehabilitasi dan dukungan bagi individu yang terjerat dalam penyalahgunaan narkoba.
Masyarakat berharap agar kasus ini dapat menjadi momentum bagi Fachri untuk benar-benar pulih dan menjauh dari lingkaran narkotika.
(BAS/Red)










