Ahmad Muzani Jadi Ketua Dewan Kehormatan Gerindra, Sugiono Gantikan Posisi Sekjen

Sugiono gantikan Ahmad Muzani jadi Sekjen Gerindra (Sumber: Instagram @sugiono_56)
Sugiono gantikan Ahmad Muzani jadi Sekjen Gerindra (Sumber: Instagram @sugiono_56)

Setelah 17 tahun menjabat Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani kini ditunjuk sebagai Ketua Dewan Kehormatan dan Sekretaris Dewan Pembina menggantikan posisinya ke Sugiono.

Generasi,co, Jakarta – Setelah 17 tahun menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra sejak partai itu berdiri pada 2008, Ahmad Muzani kini resmi menjabat Ketua Dewan Kehormatan sekaligus Sekretaris Dewan Pembina partai tersebut.

Pengangkatan ini tertuang dalam keputusan yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, pada Jumat (1/8/2025) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor.

“Selanjutnya Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina mempercayakan saya untuk menduduki jabatan Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan,” tulis Muzani melalui akun Instagram-nya.

Sugiono Gantikan Posisi Sekjen

Seiring dengan penunjukan jabatan baru Muzani, posisi Sekjen Gerindra kini diemban oleh Sugiono, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI. Keputusan ini menandai penyegaran struktural dalam tubuh partai menjelang konsolidasi nasional 2025-2030.

“Dengan keputusan yang berlaku sejak ditandatangani tersebut, maka jabatan Sekjen yang telah saya emban selama 17 tahun lebih sejak berdirinya partai… telah digantikan oleh Sugiono,” kata Muzani.

Ucapan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

Dalam unggahannya, Muzani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Prabowo dan seluruh kader atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama hampir dua dekade.

“Saya menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalani jabatan sebagai Sekjen partai terdapat kesalahan, kekeliruan, dan kealpaan,” ujarnya.

Langkah ini sekaligus memperkuat struktur Dewan Pembina dan menunjukkan arah baru konsolidasi partai di bawah kepemimpinan Prabowo yang kini juga menjabat Presiden RI.

(BAS/Red)