Bibit Siklon 91S Muncul, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa-Papua

Foto Ilustrasi: Hujan es disertai hujan deras. (Istimewa)
Foto Ilustrasi: Hujan es disertai hujan deras. (Istimewa)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (13/01) hingga Rabu (14/01).

BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai daerah, mulai dari Pulau Jawa hingga wilayah timur Indonesia.

Berdasarkan analisis BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih sangat aktif. Faktor-faktor tersebut meliputi fenomena La Nina, hembusan Angin Monsun Asia, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), serta terpantaunya Bibit Siklon Tropis 91S.

“Kombinasi sejumlah faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan peluang terjadinya hujan di berbagai wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Waspada Hujan Sangat Lebat di Jawa

BMKG memberikan catatan khusus bagi wilayah Pulau Jawa dan Nusa Tenggara yang diprediksi mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi (lebat hingga sangat lebat) selama dua hari ke depan.

Berikut adalah rincian wilayah yang berpotensi terdampak:

Selasa, 13 Januari 2026

  • Hujan Lebat-Sangat Lebat: Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Hujan Sedang-Lebat: Sumatera Utara, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Bali, Kaltim, Sulawesi (Utara, Tengah, Selatan), Maluku Utara, serta seluruh wilayah Papua.
  • Angin Kencang: Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Maluku, NTB, NTT, Papua, Papua Barat, dan Sulsel.

Rabu, 14 Januari 2026

  • Hujan Lebat-Sangat Lebat: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, NTB, NTT, dan Papua Pegunungan.
  • Hujan Sedang-Lebat: Aceh, Sumut, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan (Tengah, Timur, Selatan), Sulawesi (Utara, Selatan, Tenggara), Maluku Utara, dan Papua.

Mengingat tingginya potensi curah hujan, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di daerah rawan.