Hapus Kemiskinan Ekstrem! Menkop dan Menko PM Rancang Skenario Warga PKH Jadi Pemilik Koperasi

Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono/IG

Jakarta, Generasi.co — Pemerintah tengah menyiapkan skenario radikal untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia. Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) merancang strategi agar Keluarga Penerima Manfaat (PKH) tidak lagi hanya menjadi objek penerima bantuan sosial, melainkan bertransformasi menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

Langkah konkret ini dibahas langsung dalam pertemuan strategis antara Menteri Koperasi beserta Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, dengan Menko PM Muhaimin Iskandar di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dari Bergantung Menjadi Mandiri lewat KDKMP

Kunci dari transformasi ini ada pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kemenkop akan mendorong para penerima bansos PKH yang saat ini berada di jurang kemiskinan (desil 1 dan desil 2) untuk masuk dan terdaftar sebagai anggota KDKMP.

Dengan skema ini, warga akan masuk ke dalam ekosistem perputaran uang di desanya sendiri.

“Dengan begitu, mereka tidak hanya sebagai penerima bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi, berbelanja di koperasi milik sendiri dan mendapatkan manfaat dari Sisa Hasil Usaha (SHU),” tegas Menteri Koperasi dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/4/2026).

Pemerintah menargetkan, melalui pembagian SHU dan perputaran ekonomi yang sehat, pendapatan warga akan meningkat drastis hingga akhirnya mereka berhasil “naik kelas” dan keluar dari jebakan kemiskinan ekstrem. “Inilah transformasi yang kita dorong dari penerima manfaat menjadi pelaku ekonomi. Dari bergantung, menjadi mandiri,” imbuhnya.

Tinjau Infrastruktur dan Jadikan Koperasi sebagai ‘Offtaker’

Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi serta jajaran pejabat eselon I dan II lintas kementerian tersebut, Menko Muhaimin Iskandar juga diajak meninjau langsung kesiapan infrastruktur strategis Kemenkop. Rombongan memantau fasilitas Command Center, Call Center, hingga Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KDKMP.

Ke depan, Kemenkop akan memaksa seluruh sumber daya KDKMP untuk beroperasi penuh sebagai offtaker (pembeli) utama dari produk-produk masyarakat desa. Artinya, berapapun hasil produksi rakyat akan diserap dan didistribusikan secara masif melalui jaringan gerai koperasi di seluruh penjuru Tanah Air, guna memastikan roda ekonomi pedesaan tidak lagi dikuasai oleh tengkulak atau distributor raksasa.