Ibas Sebut Rumah Pintar adalah Warisan Cinta Ibu Ani Yudhoyono untuk Pendidikan Bangsa

Edhie Baskoro Yudhoyono dalam audiensi bertema 'Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional' (Sumber: MPR)
Edhie Baskoro Yudhoyono dalam audiensi bertema 'Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional' (Sumber: MPR)

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono sebut Rumah Pintar sebagai warisan visioner Ibu Ani Yudhoyono untuk menjangkau masyarakat terpencil melalui pendidikan.

Generasi.co, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa Rumah Pintar adalah warisan visioner Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono yang lahir dari kepedulian tulus untuk menjangkau masyarakat terpencil melalui pendidikan.

Menurut Ibas, inisiatif ini bukan sekadar program, melainkan amal nyata untuk masa depan bangsa. Pernyataan itu disampaikan Ibas dalam audiensi bertema ‘Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional’ yang digelar di Ruang Delegasi MPR RI, Jakarta.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus Perkumpulan Pengelola Rumah Pintar Nasional (P2RPN), termasuk Ketua P2RPN Okke Hatta Rajasa, Pembina P2RPN Murniati Widodo, dan Sekretaris Rakornas 2025 Deden Ariffan.

Turut mendampingi Ibas, sang istri Siti Rubi Aliya Rajasa Yudhoyono yang juga menjabat sebagai Pembina Rumah Pintar Nasional sekaligus Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat.

Dalam sambutannya, Ibas menyampaikan rasa haru dan bangga dapat kembali menyentuh semangat gerakan yang digagas oleh almarhumah ibundanya.

“Hari ini seperti kita dikunjungi semangat Almarhumah Ibu Ani. Izinkan kami mengirimkan doa Al-Fatihah untuk Beliau, mengenang awal gerakan dari gagasan menjadi to reach the unreached,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8/2025).

Ia menyampaikan Rumah Pintar merupakan manifestasi dari ide besar yang tumbuh dari kepedulian sosial dan pemikiran visioner, dimulai dari inisiatif Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Rumah Pintar bukan hanya fasilitas, melainkan ruang harapan bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, yang tak tersentuh buku, teknologi, apalagi pelatihan,” kata Ibas.

Menurut Ibas, gerakan ini telah berkembang menjadi sebuah jaringan literasi yang mengakar dan menjangkau hingga pelosok negeri.

“Dari Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, hingga Taman Belajar berbasis budaya lokal—program ini menyentuh anak-anak, ibu rumah tangga, guru PAUD, bahkan setengah warga desa,” jelasnya.

Ia menyebutkan ribuan kader telah dilatih dan ratusan komunitas terus terinspirasi.

“Rumah Pintar telah menjadi jembatan ilmu dan nilai yang menunjukkan kehadiran negara,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Ibas juga mengenang pesan Ibu Ani Yudhoyono:

“Kalau ingin memajukan bangsa, majukan dulu anak-anaknya. Dan pendidikan adalah satu-satunya jalan,” ucapnya.

Ibas mengajak seluruh pihak, terutama pemerintah, untuk meneruskan perjuangan ini sebagai bagian dari kebijakan pendidikan nasional. Ia menyampaikan harapan agar program Rumah Pintar dapat terintegrasi dalam program pendidikan era Presiden Prabowo Subianto.

“Ini bukan nostalgia, bukan romantika masa lalu. Ini penggalan ilmu, pengalaman, dan amal untuk bangsa,” tegasnya.

Dalam sesi diskusi, Sekretaris Rakornas P2RPN 2025 Deden Ariffan mengungkapkan kesan mendalam atas dukungan Partai Demokrat terhadap gerakan Rumah Pintar.

“Pertemuan ini luar biasa dan penuh haru. Dukungan yang diberikan Pak Ibas dan keluarga sangat berarti. Ini memberikan energi dan semangat baru bagi kami yang bertugas di lapangan,” ujar Deden.

Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan keberlanjutan program, sekaligus membawa berkah dan manfaat nyata bagi masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.

Selain Ibas dan Ibu Aliya, hadir pula anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, Marwan Cik Asan, Sabam Sinaga, Cellica Nurrachdiana, Dina Lorenza, Hinca Panjaitan, Rizki Aulia Natakusuma, dan Chief of Staff Partai Demokrat Yan Harahap

Dari jajaran Rumah Pintar Nasional turut hadir Ketua P2RPN Okke Hatta Rajasa, Pembina P2RPN Murniati Widodo, Ketua Panitia Rakornas P2RPN 2025 Carolina Kaluku, dan sekretaris Panitia Rakornas P2RPN 2025 Deden Ariffan.

Lewat pertemuan yang sarat makna ini, Edhie Baskoro Yudhoyono kembali menegaskan pendidikan adalah amal yang tak lekang oleh waktu. Rumah Pintar bukan sekadar bangunan, tetapi gerakan kebaikan yang menjangkau nurani dan masa depan anak bangsa.

“Semoga semangat Ibu Ani Yudhoyono terus hidup di hati kita, dan gerakan Rumah Pintar menjadi cahaya yang menerangi generasi penerus bangsa,” pungkas Ibas.

(mpr.go.id)