Kronologi Polemik Anggaran Sepatu Kemensos Rp27,5 M: Asumsi Harga Fantastis, Bantahan Brand, hingga Fakta Foto Lama

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) /Komdigi

Jakarta, Generasi.co — Kementerian Sosial (Kemensos) tengah berada di bawah sorotan tajam publik terkait transparansi anggaran pengadaan barang. Kegaduhan ini bermula dari rincian dana program Sekolah Rakyat tahun 2026 yang mengalokasikan Rp27,5 miliar untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu siswa.

Publik langsung bereaksi keras ketika kalkulasi matematis menunjukkan asumsi harga mencapai Rp700 ribu per pasang. Angka tersebut dinilai tidak wajar dan memicu kecurigaan adanya praktik mark-up atau penggelembungan dana.

Berikut adalah kronologi bergulirnya isu tersebut hingga memicu klarifikasi dari berbagai pihak:

1. Klarifikasi Cepat Mensos Gus Ipul

Merespons gelombang protes di ruang publik, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) segera memberikan penjelasan. Ia membantah bahwa dana Rp700 ribu tersebut hanya dihabiskan untuk satu pasang sepatu.

Menurut Gus Ipul, alokasi anggaran dalam program Sekolah Rakyat bersifat komprehensif dan dinamis, mencakup kebutuhan dasar siswa secara keseluruhan.

“Intinya, penganggaran di Sekolah Rakyat itu semua adalah untuk kebutuhan siswa, di samping untuk kebutuhan operasional. Kebutuhan siswa apa saja? Untuk makan, minum, seragam, ya termasuk sepatu, dan lain sebagainya,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Jakarta Pusat, pekan lalu.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Menteri Sosial tidak akan ikut campur dalam teknis pengadaan dan menjanjikan tindakan tegas bila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

2. Viral Foto Sepatu Stradenine dan Kecurigaan Warganet

Di tengah upaya klarifikasi pemerintah, polemik justru makin liar di media sosial. Beredar sebuah foto yang menampilkan Gus Ipul bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tengah membagikan sepatu kepada para siswa.

Netizen dengan cepat mengidentifikasi bahwa sepatu dalam foto tersebut adalah produk dari merek lokal, Stradenine. Hasil penelusuran di berbagai marketplace menunjukkan bahwa sepatu model tersebut hanya dibanderol seharga Rp179.900. Penemuan ini memicu narasi baru mengenai selisih harga lebih dari Rp500 ribu yang berpotensi merugikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

3. Bantahan Resmi Produsen Sepatu

Terseretnya nama Stradenine membuat pihak produsen harus angkat bicara. Melalui akun media sosial resmi mereka pada Minggu (3/5/2026), pihak brand membenarkan bahwa harga artikel produk di foto tersebut memang Rp179.900.

Namun, mereka secara tegas membantah adanya kerja sama dalam proyek anggaran tahun 2026 yang tengah viral tersebut. “Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam proyek pengadaan sepatu yang sedang diberitakan,” tulis pernyataan resmi tersebut.

4. Fakta Penelusuran: Foto Mei 2025 yang Digoreng Kembali

Menyusul rentetan kegaduhan tersebut, fakta baru akhirnya terungkap. Hasil penelusuran redaksi memastikan bahwa foto viral yang memperlihatkan Gus Ipul dan Khofifah membagikan sepatu Stradenine merupakan dokumentasi lama.

Foto tersebut aslinya dipublikasikan oleh Biro Humas Pemprov Jawa Timur pada Mei 2025, jauh sebelum proyek anggaran Kemensos 2026 ini bergulir. Foto tersebut sengaja diunggah ulang dan dibingkai oleh pihak-pihak tertentu untuk memanaskan isu.

Kendati foto yang beredar terbukti tidak relevan, publik tetap mendesak Kemensos untuk merilis rincian detail (RAB) dari anggaran Rp27,5 miliar tersebut. Transparansi mutlak diperlukan agar program Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran dan terbebas dari kebocoran anggaran.