Luas Lahan Terbakar Turun 33%, Prabowo Apresiasi Penurunan Karhutla

Presiden RI Prabowo Subianto (Sumber: Tim Media Presiden)
Presiden RI Prabowo Subianto (Sumber: Tim Media Presiden)

Presiden Prabowo puji kerja KLHK dan tim Karhutla. Luas kebakaran hutan 2024 turun 33% dibanding 2023. Penegakan hukum terhadap pelaku tetap berjalan.

Generasi.co, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dipimpin oleh Menteri Hanif Faisol Nurofiq serta kementerian terkait lainnya dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar secara hybrid dari kediamannya di Hambalang, Jumat (1/8/2025). Rapat membahas kondisi terkini pencegahan karhutla di tengah cuaca panas yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Luas Karhutla Turun Drastis

Menurut keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Prabowo menyambut baik data penurunan luas lahan terbakar yang disampaikan dalam rapat tersebut.

“Berdasarkan data, terlihat penurunan luas kebakaran hutan dan lahan secara signifikan. Di sepanjang 2024, luas lahan yang terbakar turun 33,3% dibanding 2023—dari sekitar 564.885 hektare menjadi 376.805 hektare,” tulis akun resmi Sekretariat Kabinet, dikutip Senin (4/8).

Lebih lanjut, hingga Agustus 2025, total luas karhutla tercatat hanya 8.955 hektare, menandai tren positif yang menunjukkan efektivitas strategi pencegahan dan penanganan.

Penegakan Hukum Terhadap Pembakar Hutan Tetap Jalan

Presiden juga menekankan penegakan hukum terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan harus tetap dijalankan secara konsisten. Ia meminta seluruh tim karhutla, baik di pusat maupun daerah, tetap siaga, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.

“Presiden mengingatkan tim karhutla di pusat dan daerah untuk tetap waspada,” ujar Sekretariat Kabinet.

(BAS/Red)