Prabowo Lantik Nanik Sudaryati Jadi Kepala BGN Senin Depan, Fokus Benahi Program MBG

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi/Setneg

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni 2026. Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta di tengah upaya pemerintah mempercepat pembenahan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pelantikan tersebut telah masuk agenda resmi Presiden pada awal pekan depan.

“Ya, ya, (hari Senin, 8 Juni 2026) agendanya untuk (pelantikan) BGN,” kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026) malam.

Selain Nanik, Presiden juga akan melantik Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.

Prasetyo menjelaskan ketiga pejabat tersebut sebenarnya telah sah menjabat sejak Keputusan Presiden (Keppres) ditetapkan beberapa hari lalu. Namun, pemerintah sengaja memberi ruang agar mereka dapat langsung fokus melakukan pembenahan internal sebelum pelantikan resmi digelar.

“Karena kita semua berpikir bahwa beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di Badan Gizi Nasional kita,” ujar Prasetyo.

Menurut dia, secara administratif dan hukum, ketiganya telah resmi menjadi pimpinan BGN sejak Keputusan Presiden ditandatangani.

“Kalau secara administratif hukum, beliau bertiga sudah sah menjadi pimpinan Badan Gizi Nasional semenjak keputusan Presiden ditetapkan,” katanya.

Pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah Presiden Prabowo mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, dan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.

Sehari setelah pencopotan tersebut, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BGN dan langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan.

Penunjukan Nanik Sudaryati Deyang beserta dua wakil kepala baru diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan tata kelola lembaga sekaligus memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai target pemerintah.