Prabowo Puji Demokrat Tak Bakar-bakar Saat di Luar Pemerintahan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat melepas Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Generasi.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memuji Partai Demokrat yang disebutnya tidak melakukan aksi kerusuhan ketika berada di luar pemerintahan. Prabowo menilai Demokrat tetap menjalankan sikap politik tanpa mencaci-maki atau melakukan aksi “bakar-bakar”.

“Dikatakan Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Bicara kan harus halus. Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak, tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci-maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar,” ujar Prabowo dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.

Prabowo mengaitkan sikap tersebut dengan pengalamannya menerima kekalahan dalam pemilihan presiden. Dia mengatakan telah empat kali kalah dalam Pilpres sebelum akhirnya mendapat mandat sebagai presiden.

“Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengapresiasi dukungan Demokrat terhadap dirinya sejak Pilpres 2019 dan 2024. Menurut dia, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahkan turun langsung berkampanye.

“Turun lapangan, turun bersama-sama berkampanye, karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan dirinya dan SBY memiliki latar belakang yang sama sebagai jenderal TNI. Keduanya juga merupakan teman satu angkatan di Akademi Militer (Akmil) tahun 1970.

Dia mengatakan pengalaman sebagai tentara membentuk pemahaman bahwa TNI merupakan bagian dari rakyat. Prinsip tersebut, menurut Prabowo, juga menjadi dasar ketika dirinya dan SBY memilih berpolitik melalui demokrasi.

“Jadi kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian memuji perjalanan politik SBY setelah pensiun dari militer. Dia menyebut SBY mendirikan partai dan maju kepada rakyat untuk memperoleh mandat.

“Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat mendapat mandat. Demikian juga saya,” ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyebut SBY sebagai taruna terbaik saat keduanya menempuh pendidikan di Akmil. Dia mengatakan kemampuan SBY sudah terlihat sejak awal.

“Memang dari awal sudah kelihatan bahwa Pak SBY memang taruna yang terbaik. Tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki,” katanya.

Prabowo mengatakan dirinya senang dapat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat. Acara tersebut sekaligus merayakan ulang tahun SBY yang ke-77.

“Atas kehormatan yang diberikan kepada saya dapat hadir di sini, di tengah-tengah Partai Demokrat yang merayakan ultah ke-25, dan sekaligus ultah ke-77 penggagas, pendiri Partai Demokrat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Prabowo.