Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah belum perlu bentuk Badan Penerimaan Negara, Kemenkeu fokus perbaiki sistem dan kinerja.
Generasi.co, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini belum melihat urgensi untuk membentuk Badan Penerimaan Negara.
Ia menegaskan, Kementerian Keuangan masih berperan sebagai ujung tombak dalam upaya menghimpun penerimaan negara. Seluruh elemen di kementerian tersebut kini tengah fokus memperkuat kinerja internal, memperbaiki sistem, dan meningkatkan kualitas pendataan demi optimalisasi penerimaan.
“Belum, belum (dibutuhkan). Sekarang semua sedang konsentrasi teman-teman di Kemenkeu, kemudian kemarin Dirjen Pajak, Dirjen Bea Cukai juga yang baru, ini terus bekerja keras memperbaiki kinerja, memperbaiki sistem, memperbaiki pendataan kita. Harapannya supaya penerimaan kita di sektor pajak bisa meningkat,” sebut Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (19/6/2025).
Ia turut menyoroti peran dua direktorat utama—Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai—yang saat ini telah memiliki pimpinan baru. Diharapkan kepemimpinan yang baru tersebut bisa membawa dampak positif terhadap peningkatan penerimaan negara.
Terkait wacana pembentukan Badan Penerimaan Negara, Prasetyo menyatakan bahwa secara prinsip hal tersebut memungkinkan dilakukan pemerintah. Namun, realisasinya akan bergantung pada kebutuhan yang mendesak.
“Kan dilihat sesuai kebutuhan apa nggak, bahwa dimungkinkan kita membentuk badan itu iya, manakala diperlukan itu, tapi kalau ndak ya (tidak dibuat),” kata Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menegaskan peningkatan pendapatan pajak tidak serta-merta berarti adanya kenaikan tarif. Fokus utama tetap pada efektivitas penarikan, sistem administrasi, dan pendataan wajib pajak.
“Tapi perlu saya garis bawahi bahwa bukan menaikkan tarif pajaknya ya, jadi jangan dimaknai naik pendapatan pajak itu karena tarif pajaknya dinaikkan, bukan, bukan itu, jadi jangan salah,” tegasnya.
(BAS/Red)










