Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri bukan dilakukan secara diam-diam, melainkan sebagai bentuk silaturahmi Lebaran Idulfitri 2025.
Generasi.co, Jakarta – etua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah keras anggapan bahwa pertemuan antara Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dilakukan secara diam-diam atau rahasia.
Ia menegaskan bahwa pertemuan yang berlangsung di kediaman Megawati di kawasan Teuku Umar, Jakarta Pusat, merupakan bagian dari tradisi silaturahmi Hari Raya Idulfitri 2025.
“Memang ada pertemuan silaturahmi antara Pak Prabowo dan Bu Megawati di kediaman Bu Mega di Teuku Umar. Pertemuan itu dilakukan dalam rangka Lebaran Idulfitri.”
“Tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujar Dasco saat ditemui di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.
Dasco menjelaskan bahwa silaturahmi semacam ini adalah hal yang lazim dilakukan oleh para tokoh nasional, apalagi dalam momen besar seperti Hari Raya.
Ia menilai tidak ada kewajiban untuk memberitahukan kepada publik jika pertemuan dilakukan dalam konteks kekeluargaan dan tradisi Lebaran.
“Kalau pertemuan silaturahmi hari raya, kan tidak perlu diumumkan ke publik. Tidak ada unsur sembunyi-sembunyi, kami datang secara terbuka dan dalam rombongan. Semalam kami datang ramai-ramai,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Prabowo tidak datang sendirian.
Beberapa elite Partai Gerindra turut mendampingi, baik dari kalangan eksekutif maupun legislatif.
Hal ini menurutnya semakin menegaskan bahwa kunjungan tersebut bersifat terbuka dan tidak mengandung agenda tersembunyi.
Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa pertemuan antara Prabowo dan Megawati berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam dalam suasana penuh keakraban dan kehangatan.
Hal ini mencerminkan hubungan pribadi yang baik dan penuh rasa saling menghormati antara kedua tokoh senior nasional tersebut.
“Hubungan antara Pak Prabowo dan Bu Megawati selama ini memang berjalan dengan baik. Keduanya sudah bersahabat sejak lama. Pertemuan semalam adalah pertemuan kekeluargaan yang sangat hangat dan bersahabat,” imbuh Dasco.
Kehadiran Prabowo di kediaman Megawati dalam momen Lebaran juga menjadi sorotan publik, mengingat dinamika politik yang kerap kali memperlihatkan posisi berbeda antara Gerindra dan PDIP.
Namun, Dasco memastikan silaturahmi ini tidak terkait dengan manuver politik atau pembahasan koalisi, melainkan murni sebagai bentuk penghormatan antar sahabat lama.
“Tidak ada pembicaraan politik khusus, itu murni silaturahmi. Wajar jika dua tokoh besar bangsa saling mengunjungi saat Lebaran. Ini bagian dari budaya kita,” tegasnya.
(BAS/Red)










