Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo tawarkan kerja sama kepada Huawei untuk bangun pusat riset teknologi di Indonesia guna percepat transformasi digital nasional.
Generasi.co, Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Shanghai, Tiongkok, pada Rabu (18/6/2025). Dia bertemu dengan Wakil Presiden Huawei Asia Pasifik di pusat riset teknologi Huawei, Lianqiu Lake RED Center.
Pertemuan ini menjadi bagian dari agenda diplomasi digital untuk mempercepat pembangunan ekosistem digital di Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, Angga menyampaikan Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak global, termasuk perusahaan teknologi terkemuka seperti Huawei.
Ajakan kerja sama itu merupakan upaya dalam mendorong transformasi digital nasional. Transformasi ini tidak hanya ditujukan untuk mengakselerasi digitalisasi layanan publik dan sektor industri, tetapi juga untuk menciptakan lompatan dalam inovasi teknologi dalam negeri.
“Indonesia terbuka untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam membangun ekosistem digital dalam rangka mempercepat transformasi digital di Indonesia,” tulis Kementerian Komunikasi dan Digital dalam unggahan di media sosial Instagram resminya, Senin (23/6).
Salah satu poin strategis yang dibahas dalam pertemuan ini adalah potensi pendirian Pusat Riset dan Teknologi Huawei di Indonesia. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan kapasitas riset dan pengembangan (R&D) nasional serta menciptakan transfer pengetahuan dan teknologi dari mitra global ke dalam negeri.
Kerja sama semacam ini dinilai akan mendukung Indonesia untuk tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga aktor aktif dalam pengembangan dan produksi teknologi digital.
Huawei sendiri dikenal sebagai salah satu pemimpin global dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK), termasuk dalam pengembangan jaringan 5G, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi cloud. Dengan kehadiran pusat riset Huawei di Indonesia, pemerintah berharap talenta digital dalam negeri dapat terlibat langsung dalam proyek-proyek teknologi masa depan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya strategis Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menjalin kolaborasi internasional demi memperkuat kedaulatan digital nasional dan mempercepat realisasi Visi Indonesia Digital 2045.
(BAS/Red)










