Gandeng PT Len Industri, Menkop Ferry Juliantono Siap Berantas Desa Tanpa Listrik dan Internet!

Menteri Koperasi Ferry Juliantono/IG

Jakarta, Generasi.co — Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia mengambil langkah strategis untuk mengentaskan ketertinggalan infrastruktur di pelosok negeri. Target utamanya adalah memberantas wilayah yang belum tersentuh aliran listrik dan jaringan internet (blank spot), demi memuluskan jalan bagi program unggulan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Guna mewujudkan ambisi tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono memanggil jajaran petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang teknologi dan industri, PT Len Industri (Persero), untuk menggelar audiensi di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, pada Senin (23/2/2026).

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ferry menegaskan bahwa pemerataan layanan dasar bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan fondasi vital bagi kebangkitan ekonomi desa.

“Pemerataan layanan dasar adalah fondasi penting agar desa dapat tumbuh lebih produktif dan berdaya saing,” tulis Menkop Ferry Juliantono.

Fokus Berantas Krisis Listrik dan Akses Internet

Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi kunci PT Len Industri dan anak perusahaannya. Mereka berdiskusi serius mencari jalan keluar yang aplikatif bagi desa-desa terisolasi.

Adapun delegasi dari PT Len Industri yang hadir dalam pertemuan tersebut meliputi:

  • Joga Dharma Setiawan (Direktur Utama PT Len Industri)
  • Yessy Kurnia (Direktur Keuangan, Portofolio Manajemen & SDM)
  • Dewanda Dwi Putra (SGM Corporate Secretary)
  • Agung Helarius (Direktur Utama PT LRS)
  • I Made Sandika (Direktur Utama PT SEI)

Kehadiran PT Surya Energi Indotama (SEI) dan PT Len Railway Systems (LRS) sebagai anak usaha Len Industri memberikan sinyal kuat bahwa solusi yang ditawarkan akan berfokus pada penyediaan energi terbarukan (seperti panel surya komunal) dan infrastruktur telekomunikasi desa.

Ekosistem Penopang Koperasi Merah Putih

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini bermuara pada satu tujuan besar: memastikan keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Tanpa adanya listrik dan internet, roda bisnis dan digitalisasi koperasi di pelosok mustahil bisa berjalan.

“Kolaborasi ini kami arahkan untuk mendukung keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, agar koperasi di desa dan kelurahan memiliki ekosistem yang memadai untuk berkembang,” jelasnya.

Menkop optimistis bahwa intervensi teknologi dari BUMN yang dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi melalui koperasi akan menciptakan efek ganda (multiplier effect).

“Dengan sinergi lintas sektor, kami optimistis desa-desa di seluruh Indonesia dapat bergerak lebih maju, mandiri, dan sejahtera tanpa tertinggal dari arus pembangunan nasional,” pungkas Ferry menutup laporannya kepada publik.