Generasi.co, Jakarta – Sebanyak 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi terlibat judi online berdasarkan data yang diterima Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.800 orang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 orang PNS/Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan sisanya merupakan PPPK paruh waktu.
Gus Ipul mengatakan data tersebut masih dalam tahap verifikasi dan validasi oleh Inspektorat Jenderal Kemensos. Langkah itu dilakukan untuk memastikan pegawai yang benar-benar terbukti terlibat sebelum sanksi dijatuhkan.
“Yang awalnya terindikasi dan terbukti. Ini sedang kita verifikasi, sedang kita validasi. Jika nanti benar-benar terbukti, maka kita akan berikan sanksi,” kata Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).
Sanksi terhadap pegawai yang terbukti terlibat judi online akan diberikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Bentuknya dapat berupa peringatan hingga pemberhentian.
Khusus pegawai PPPK, Gus Ipul menyebut kontrak kerja mereka dapat tidak dilanjutkan apabila terbukti melakukan pelanggaran.
“Bagi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) ada kemungkinan kontraknya tidak akan kita lanjutkan,” ujarnya.
Gus Ipul mengaku prihatin atas adanya pegawai Kemensos yang terindikasi terlibat judi online. Ia berharap kasus tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh jajaran kementerian.
“Ini tentu menjadi keprihatinan kita semua, yang diharapkan ke depan ini menjadi pembelajaran dan tidak lagi ada jajaran kementerian sosial yang terlibat judi online,” ucapnya.
Selain dugaan keterlibatan dalam judi online, Gus Ipul mengatakan Kemensos telah menerima banyak informasi mengenai pelanggaran kedisiplinan pegawai, mulai dari kategori ringan hingga berat di seluruh unit kerja kementerian di Indonesia.
“Kepercayaan yang sudah didapat hendaknya bisa dilaksanakan dengan baik, tidak melanggar hukum. Jadi kalau memang ada yang melanggar hukum, sanksi akan kita berikan sesuai dengan ketentuan,” katanya.










