Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa yang nyata, bukan sekadar simbolis. Ia meminta koperasi di akar rumput mampu menghubungkan produk lokal dengan pembeli besar (offtaker) dan pasar yang lebih luas.
Pesan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri Purworejo Expo 2026 dan Festival KDKMP 2026 di Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (14/2).
Didampingi Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari, Menkop menekankan tema acara ‘Operationalising Cooperative Ecosystem, Connecting Offtaker & Market’ sebagai langkah strategis yang harus dieksekusi bersama pemerintah daerah.
“Pentingnya langkah nyata bersama pemerintah daerah dan seluruh pengurus koperasi, kita ingin memastikan koperasi benar-benar bekerja, bergerak, dan menghadirkan manfaat ekonomi,” ujar Ferry dalam keterangannya, Senin (16/2).
Gotong Royong Kawal KDKMP
Ferry secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menyukseskan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menurutnya, jika ekosistem koperasi berjalan baik, posisi tawar produk lokal akan meningkat signifikan.
“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan usaha, meningkatkan kesejahteraan secara mandiri,” tegasnya.
Hubungkan dengan Offtaker
Menkop menjelaskan, kunci keberhasilan ekonomi kerakyatan terletak pada terhubungnya rantai pasok. Koperasi tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan pasar.
“Jika ekosistemnya berjalan, offtaker terhubung, pasar terbuka, maka perputaran ekonomi akan tumbuh dari bawah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal dan kita menangkan bersama,” pungkas Ferry.
Dukungan Pemkab Purworejo
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah setempat, antara lain Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, serta para pengurus KDKMP se-Kabupaten Purworejo. Kehadiran mereka menandakan sinergi kuat antara pusat dan daerah dalam memberdayakan ekonomi desa.










