Jakarta, Generasi.co — Posisi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kabinet Merah Putih semakin sentral. Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan mandat khusus kepadanya untuk menduduki posisi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, berduet dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Kepercayaan strategis ini ditetapkan langsung oleh Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 4 Tahun 2026, yang telah ditandatangani pada 11 Maret 2026 dan dipublikasikan melalui laman JDIH Setneg pada Jumat (17/4/2026).
Langkah Prabowo menunjuk Prasetyo Hadi di pucuk pimpinan Satgas ini menjadi sinyal kuat bahwa Istana ingin mengawal langsung eksekusi program-program ekonomi agar tidak mandek di tataran birokrasi kementerian.
“Dalam rangka pelaksanaan percepatan program pemerintah, dibentuk Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang selanjutnya disebut Satgas,” bunyi kutipan Keppres tersebut.
Susunan Elite Satgas: Dikawal Tiga Menteri Strategis
Sebagai perpanjangan tangan langsung yang bertanggung jawab kepada Presiden, duet Prasetyo Hadi dan Airlangga Hartarto tidak bekerja sendirian. Kinerja mereka akan ditopang oleh tiga wakil ketua yang juga memegang portofolio krusial di bidang ekonomi, yakni:
- Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)
- Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi)
- Rachmat Pambudy (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas)
Empat Tugas Berat Menanti Prasetyo Hadi dkk
Satgas elit ini dibentuk bukan sekadar untuk formalitas. Keppres Nomor 4/2026 memberikan kewenangan eksekutorial yang luas bagi Satgas untuk melakukan terobosan. Berikut adalah fokus tugas utama yang harus dieksekusi:
- Koordinasi Lintas Sektor: Mengoordinasikan percepatan program paket ekonomi, stimulus, hingga program prioritas utama kementerian/lembaga sesuai arahan langsung Presiden.
- Langkah Kolaboratif: Menetapkan strategi yang terintegrasi antarkementerian untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi nasional.
- Pengawalan Anggaran: Melakukan monitoring ketat dan evaluasi terhadap realisasi anggaran yang ditujukan untuk program pendukung ekonomi.
- Penyelesaian Masalah Cepat (Bypass): Menetapkan langkah terobosan secara cepat dan tepat untuk menyelesaikan permasalahan strategis (hambatan birokrasi/regulasi) yang menghambat eksekusi program.
Dengan hadirnya Mensesneg Prasetyo Hadi sebagai salah satu motor utama Satgas, pemerintah berharap bottleneck atau sumbatan program prioritas nasional—termasuk sinergi dengan badan investasi seperti Danantara—dapat segera diurai demi mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo.










