Maumere — Generasi.co — Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, menaruh harapan besar pada kekuatan finansial yang dimiliki oleh KSP Kopdit Obor Mas saat ini. Menkop mendorong koperasi kredit raksasa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut untuk mulai berani mengalokasikan sebagian aset besarnya ke sektor-sektor produktif dan sektor riil demi mendongkrak ekonomi domestik.
Pesan mendalam ini disampaikan Menkop Ferry sebagai kelanjutan dari arahannya dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-42 KSP Kopdit Obor Mas di Maumere, Sikka, NTT.
Diversifikasi Usaha: Dari Simpan Pinjam Menuju Sektor Riil
Ferry menilai, dengan skala aset yang masif, KSP Kopdit Obor Mas sudah waktunya melakukan lompatan strategis melalui diversifikasi usaha. Langkah memutarkan modal di sektor produktif diyakini akan menciptakan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat NTT.
“Saya berharap dengan aset yang begitu besar yang dimiliki KSP Obor Mas saat ini, sebagian sudah dapat dialokasikan untuk menggerakkan sektor produktif dan sektor riil di Nusa Tenggara Timur. Ini penting sebagai bagian dari diversifikasi usaha dan pengembangan baru yang mampu mendorong ekonomi domestik NTT semakin bergerak dan berkembang,” ujar Menkop Ferry.
Selain mendorong ekspansi ke sektor riil, Ferry juga menitipkan pesan kesejahteraan bagi para anggota. Ia berharap tata kelola bisnis yang semakin meluas ini nantinya berdampak pada peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibagikan pada RAT tahun buku berikutnya.
Terharu dan Bangga pada Tradisi Koperasi di NTT
Dalam kesempatan yang sama, Menkop Ferry tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan kagumnya terhadap militansi berkoperasi masyarakat NTT. Provinsi berjuluk Bumi Flobamora ini diakuinya memiliki tempat spesial dalam sejarah perkembangan koperasi di tanah air, khususnya sebagai rahim lahirnya koperasi-koperasi kredit (credit union) legendaris.
- Inspirasi Nasional: Keberhasilan NTT membangun jaringan koperasi yang sehat bukan lagi sekadar kebanggaan lokal, melainkan kiblat dan inspirasi bagi seluruh penggerak koperasi di Indonesia.
- Harumkan Nama Bangsa: Koperasi dari NTT dinilai sukses membuktikan bahwa ekonomi kerakyatan bisa dikelola secara modern, profesional, dan berskala besar.
“Terus terang, saya merasa terharu berada di NTT. Di provinsi ini lahir beberapa koperasi kredit yang telah membawa harum nama gerakan koperasi Indonesia. Keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat NTT, tetapi juga menjadi inspirasi bagi gerakan koperasi di seluruh tanah air,” ungkapnya penuh apresiasi.
Kemenkop Siapkan Penghargaan Setinggi-tingginya
Sebagai bentuk pengakuan nyata atas kontribusi besar tersebut, Kementerian Koperasi RI berencana memberikan penghargaan khusus dan tertinggi kepada masyarakat serta Pemerintah Provinsi NTT.
Apresiasi ini diberikan karena komitmen kolektif yang konsisten dalam menjaga, merawat, dan menghidupkan semangat berkoperasi sebagai tiang utama perekonomian daerah. Langkah NTT ini diharapkan dapat dicontoh oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia guna mempercepat pemerataan ekonomi berbasis kerakyatan.










