Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk tidak ragu memberikan penghargaan kepada anggotanya yang menunjukkan prestasi dan jasa luar biasa. Instruksi ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/2).
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan, arahan Presiden tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus kebahagiaan para prajurit. Pemberian apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas negara.
Bentuk Penghargaan Beragam
Maruli menegaskan bahwa prajurit yang menunjukkan dedikasi tinggi, terutama dalam penugasan berisiko seperti di daerah bencana, layak mendapatkan apresiasi nyata. Bentuk penghargaan yang disiapkan pun bervariasi, disesuaikan dengan tingkat prestasi yang diraih.
Menurut Maruli, apresiasi tersebut bisa berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), prioritas kesempatan untuk mengikuti pendidikan atau sekolah lanjutan, hingga pemberian piagam penghargaan resmi dari pimpinan. Pihak TNI akan melakukan klasifikasi lebih lanjut mengenai jenis penghargaan yang paling sesuai untuk setiap kategori prestasi agar tepat sasaran.
Tak Perlu Menunggu Waktu Khusus
Mengenai mekanisme pemberiannya, Maruli menyebut tidak ada waktu khusus yang ditetapkan. Penghargaan dapat diberikan kapan saja, terutama jika ada aksi heroik atau prestasi di tingkat internasional.
Ia menekankan pentingnya respons cepat dalam mengapresiasi tindakan luar biasa tanpa perlu menunda-nunda. Fleksibilitas ini dinilai penting untuk memicu semangat juang dan inovasi di kalangan anggota, karena mereka mengetahui bahwa setiap kontribusi berharga akan segera mendapat pengakuan.
Rapim Perdana di Istana
Rapim TNI-Polri 2026 ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan langsung di Istana Merdeka. Agenda rutin tahunan ini dihadiri oleh lebih dari 600 pimpinan dari berbagai satuan dan markas TNI-Polri.
Turut hadir dalam acara tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago. Kehadiran para petinggi negara ini menegaskan komitmen kolektif dalam memperkuat sinergi pertahanan dan keamanan nasional.










