Sebut RI Negara Paling Bahagia, Prabowo Terharu Rakyat Masih Hidup Susah

Kemiskinan/Pemprov Riau

Presiden Prabowo Subianto menyebut dunia internasional merasa bingung dengan hasil survei terbaru yang menempatkan Indonesia sebagai negara paling bahagia di dunia. Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Natal Nasional Tahun 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (05/01).

Survei yang dimaksud adalah Global Flourishing Study (GFS), sebuah riset kolaboratif yang melibatkan lembaga bergengsi seperti Harvard University, Baylor University, dan Gallup.

“Ini membingungkan bangsa-bangsa lain, membingungkan bangsa-bangsa lain, dan juga mengharukan bagi saya,” ujar Prabowo di hadapan ribuan jemaat.

Terharu di Tengah Hidup Sederhana

Bagi Prabowo, hasil riset tersebut bukan sekadar angka, melainkan sebuah ironi yang menyentuh hati. Ia mengaku terharu karena menyadari fakta di lapangan bahwa mayoritas rakyat Indonesia sebenarnya masih hidup dalam kesederhanaan, bahkan belum sepenuhnya sejahtera.

Namun, di tengah keterbatasan ekonomi tersebut, masyarakat Indonesia tetap mampu merasa bahagia.

“Ini mengharukan bagi saya karena saya paham bahwa sebagian besar rakyat kita sesungguhnya masih mengalami kehidupan yang sangat-sangat sederhana, yang berada dalam keadaan—bisa harus kita akui—keadaan yang belum sesungguhnya sejahtera,” tuturnya.

Janji Kerja Keras Kabinet

Merespons fenomena tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengubah taraf hidup masyarakat agar kebahagiaan tersebut selaras dengan kesejahteraan ekonomi.

Setelah satu tahun memimpin pemerintahan, Prabowo mengklaim telah dibantu oleh putra-putri terbaik bangsa di dalam kabinetnya untuk bekerja ekstra keras.

“Karena itu saya bersama pembantu-pembantu saya bekerja sangat keras. Saya dibantu oleh pembantu-pembantu saya, orang-orang yang saya harus akui adalah orang-orang putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.