Tutup Ramadhan Expo 2026, Menkop Gandeng KB PII Sukseskan Mega-Proyek Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono/IG

JAKARTA, Generasi.co — Pemerintah terus bermanuver menggalang kekuatan dari berbagai elemen masyarakat untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Momen penutupan Indonesia Ramadhan Expo 2026 di Jakarta pada Minggu (8/3/2026) menjadi panggung strategis bagi Kementerian Koperasi untuk merajut kolaborasi konkret dengan basis massa umat Islam.

Mengusung tema pameran “Satu Pusat, Segala Kebutuhan Dunia Islam”, acara ini dinilai sukses menjadi episentrum bertemunya para tokoh agama, intelektual, dan penggerak ekonomi syariah.

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono yang hadir langsung menutup perhelatan tersebut, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) selaku motor penggerak acara.

“Apresiasi saya sampaikan kepada Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan menghadirkan ruang kolaborasi bagi tokoh masyarakat, ulama, akademisi, serta para pelaku usaha,” ungkapnya.

Sinergi Umat untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Tidak sekadar memberi sambutan seremonial, momentum ini langsung dimanfaatkan Menkop untuk “menjemput bola”. Didampingi oleh Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi, Wahyono Suparno, ia melontarkan ajakan strategis kepada seluruh jejaring KB PII.

Ia meminta pengurus dan anggota KB PII di seluruh penjuru Tanah Air untuk turun gunung dan bersinergi memajukan program unggulan pemerintah: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari visi besar Kementerian Koperasi yang menargetkan pendirian 30.000 gerai ritel desa dalam dua bulan ke depan, di mana produk-produk UMKM—termasuk binaan ormas Islam—akan menjadi penguasa etalase. “Ini adalah bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis koperasi,” tegasnya.

Dihadiri Tokoh Lintas Sektor

Acara penutupan yang kental dengan nuansa kolaborasi ekonomi umat ini turut disaksikan oleh deretan tokoh penting lintas organisasi dan pemerintahan, di antaranya:

  • Nasrullah Larada – Ketua Umum Pengurus Pusat KB PII
  • Marfuah Mustofa – Ketua Umum Pengurus Pusat Wanita Islam
  • Abdul Hakam Naja – Ketua Lazizku
  • Jojon Novandri – Tenaga Ahli Menteri Agama RI

Kehadiran para tokoh dari berbagai spektrum ini menandakan tingginya antusiasme dan kesiapan ekosistem Islam di Indonesia untuk mengambil peran sentral dalam kebangkitan koperasi nasional. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan daya gedor ormas di akar rumput diyakini akan mempercepat kemandirian ekonomi umat.