Jakarta, Generasi.co — Markas Besar TNI Angkatan Darat (TNI AD) akhirnya angkat bicara merespons beredarnya video viral yang memperlihatkan keributan berujung perusakan di sebuah warung di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam insiden tersebut, TNI AD membeberkan fakta bahwa prajuritnya justru menjadi korban penusukan.
Kadispen TNI AD, Brigjen Donny Pramono, membenarkan bahwa pria berbaju hitam dan berhelm putih yang terekam dalam video tersebut adalah prajurit TNI AD berpangkat Sersan I (Sertu) dengan inisiatif AW.
Namun, Donny meluruskan narasi yang beredar di media sosial. Ia mengungkapkan bahwa keributan tersebut bermula dari kesalahpahaman saat proses transaksi belanja yang kemudian berujung pada cekcok fisik.
“Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung,” ungkap Brigjen Donny dalam keterangan resminya, Selasa (5/5/2026).
Saat ini, Sertu AW tengah mendapatkan penanganan medis intensif di RS Hermina Kemayoran akibat luka tusuk yang dideritanya.
Klarifikasi Terkait Aksi Perusakan Warung
Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat pria tersebut memukul wanita dan pria penjaga warung, hingga nekat menghancurkan etalase menggunakan tabung gas melon (3 kg) dan merusak lemari pendingin es krim.
Merespons visual tersebut, Brigjen Donny menjelaskan bahwa aksi perusakan merupakan bagian dari rentetan kejadian di lokasi saat situasi sudah memanas pasca-cekcok dan penusukan. Meski demikian, TNI AD berjanji tidak akan menutup mata jika ada kesalahan dari pihak prajurit.
“TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Ditangani POM TNI dan Polres Jakarta Pusat
Kasus keributan yang sempat dilerai oleh warga sekitar ini kini telah ditangani secara gabungan oleh pihak kepolisian dan Polisi Militer (POM) TNI. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, turut mengonfirmasi pelimpahan penanganan anggotanya tersebut.
“Iya sudah monitor. Sudah ditangani POM,” ujar AKBP Roby secara terpisah.
TNI AD memastikan bahwa situasi di kawasan Sumur Batu saat ini sudah kembali aman dan kondusif. Di akhir keterangannya, Brigjen Donny mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mencerna informasi visual di ranah maya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap,” pungkasnya.










