Ingin Berat Badan Ideal? Ahli Nutrisi Internasional Sarankan Fokus pada Kalori dan Kualitas Nutrisi

Ilustrasi Badan Fit/Unsplash

Meningkatkan berat badan tidak cukup hanya dengan makan lebih banyak, melainkan harus dilakukan secara ideal dan sehat dengan fokus pada kepadatan kalori dan kualitas nutrisi makanan. Para ahli gizi internasional, termasuk panduan dari Mayo Clinic dan rekomendasi dari Academy of Nutrition and Dietetics (Akademi Nutrisi dan Dietetika AS), menekankan pentingnya pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan untuk penambahan berat badan yang terdiri dari massa otot dan lemak sehat, bukan lemak visceral yang berbahaya.

Pendekatan utama adalah mencapai surplus kalori (makan lebih banyak kalori daripada yang dibakar) sambil memastikan asupan protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks tercukupi.

Tiga Pilar Utama Strategi Menaikkan Berat Badan Sehat

Menurut para ahli, ada tiga strategi utama yang harus diterapkan untuk memastikan penambahan berat badan yang efisien dan sehat:

1. Surplus Kalori Berkualitas Tinggi (The Calorie Surplus)

Untuk menambah berat badan secara stabil, Anda perlu menambah asupan kalori harian. Mayo Clinic menyarankan penambahan kalori sebanyak 300 hingga 500 kalori per hari di atas kebutuhan harian untuk penambahan berat badan yang lambat dan stabil, atau 700 hingga 1.000 kalori per hari untuk penambahan yang lebih cepat.

  • Pilih Makanan Padat Nutrisi: Hindari kalori kosong dari makanan cepat saji atau minuman manis. Sebaliknya, fokus pada makanan yang kaya nutrisi dan padat kalori (seperti kacang-kacangan, alpukat, biji-bijian, dan produk susu penuh lemak).
  • Makan Lebih Sering: Daripada mencoba makan porsi besar tiga kali sehari, pecah asupan Anda menjadi lima hingga enam porsi kecil atau makanan ringan sepanjang hari.

2. Prioritaskan Asupan Protein yang Tepat

Protein sangat penting karena membantu membangun massa otot, bukan hanya menumpuk lemak. Asupan protein harus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan otot yang sehat.

  • Pentingnya Protein: Sumber protein berkualitas tinggi yang direkomendasikan oleh Academy of Nutrition and Dietetics termasuk daging tanpa lemak, telur, ikan berlemak (seperti salmon), produk susu, kacang-kacangan, dan protein whey (bubuk).
  • Waktu Konsumsi: Idealnya, konsumsi protein setelah sesi latihan beban untuk memaksimalkan sintesis protein otot.

3. Olahraga dan Latihan Beban (Resistance Training)

Penambahan berat badan tanpa olahraga yang tepat berisiko besar hanya menambah lemak tubuh. Latihan kekuatan sangat krusial untuk mengarahkan kalori ekstra menjadi massa otot.

  • Fokus pada Kekuatan: Lakukan latihan beban atau resistance training (menggunakan dumbbells, barbells, atau berat badan) minimal dua hingga tiga kali seminggu. Latihan ini menstimulasi otot untuk tumbuh, sehingga kalori berlebih dimanfaatkan untuk pembentukan otot.
  • Batasi Kardio Berlebihan: Kurangi durasi dan intensitas latihan kardio (seperti lari jarak jauh), karena dapat membakar terlalu banyak kalori dan menghambat surplus kalori yang Anda targetkan.

Tips Praktis Tambahan dari Ahli Gizi

Berikut adalah beberapa kiat praktis yang disarankan oleh ahli gizi untuk memudahkan penambahan kalori tanpa merasa terlalu kenyang:

Tips PraktisImplementasiManfaat
Minum Smoothie Kalori TinggiCampurkan buah, susu penuh lemak, bubuk protein, kacang-kacangan (misalnya selai kacang), dan madu.Sumber kalori dan nutrisi yang mudah diminum dan tidak membuat kenyang berlebihan.
Tambahkan Topping EkstraTaburkan keju, kacang cincang, atau biji-bijian ke dalam salad, oatmeal, atau sup Anda.Meningkatkan kepadatan kalori dan nutrisi tanpa menambah volume makanan secara signifikan.
Pilih Lemak SehatKonsumsi alpukat, minyak zaitun, atau minyak kelapa dalam setiap makanan.Lemak memiliki kalori dua kali lipat lebih banyak per gram dibandingkan protein atau karbohidrat.
Makan Setelah OlahragaKonsumsi makanan padat kalori dan protein dalam waktu 30-60 menit setelah latihan.Mempercepat pemulihan dan penambahan massa otot.

Peringatan: Sebelum memulai program penambahan berat badan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terdaftar untuk menyingkirkan kemungkinan masalah kesehatan mendasar yang mungkin menghambat kenaikan berat badan.

Sumber Rujukan: Panduan dari Academy of Nutrition and Dietetics (AND) dan rekomendasi kesehatan dari Mayo Clinic.