Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, meyakini rangkaian diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke Inggris dan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, akan membawa dampak positif nyata bagi perekonomian nasional.
Eddy menyoroti dua aspek krusial dari lawatan ini, yakni penguatan ketahanan energi serta percepatan agenda konservasi lingkungan di Tanah Air.
Menurut Eddy, pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Charles III di Inggris memiliki makna yang sangat strategis. Pasalnya, Raja Inggris tersebut dikenal luas sebagai tokoh global yang memiliki komitmen tinggi terhadap isu perubahan iklim.
“Kami meyakini pertemuan tersebut akan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Inggris dalam bidang transisi energi, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pembiayaan hijau. Ini peluang yang baik bagi Indonesia sebagai bagian dari upaya menuju target NZE (Net Zero Emission) di tahun 2060 atau lebih cepat,” ujar Eddy dalam keterangannya, Rabu (21/01).
Tarik Kepercayaan Investor di Davos
Selain agenda di Inggris, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyoroti pentingnya kehadiran Presiden Prabowo di forum WEF Davos. Eddy menilai pidato Presiden di forum tersebut menjadi momentum emas untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan rendah karbon.
“Kami yakin pidato Presiden di WEF Davos akan memberikan keyakinan kepada komunitas internasional dan para investor bahwa Indonesia serius membangun ekonomi yang tangguh, mandiri secara energi, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” jelas Eddy.
Pesan ini, lanjut Eddy, sangat vital agar Indonesia dipandang sebagai mitra strategis dalam peta investasi hijau global dan ekonomi masa depan.
Tindak Lanjut Domestik
Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini mengingatkan bahwa kesuksesan diplomasi di panggung global harus segera ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret di dalam negeri. Hal ini mencakup penguatan regulasi, percepatan transisi energi bersih, serta perlindungan ekosistem.
“MPR RI tentu berharap seluruh hasil pertemuan dan forum internasional tersebut dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata yang membawa manfaat langsung bagi rakyat, memperkuat kedaulatan energi nasional, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” tutup Eddy.










