Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keberhasilan pemerintahannya dalam melakukan efisiensi anggaran negara secara besar-besaran. Pada tahun pertama menjabat, pemerintah diklaim berhasil menghemat anggaran lebih dari Rp300 triliun.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2).
“Dalam kebijakan fiskal, saya sudah buktikan bahwa kita bisa melaksanakan efisiensi, penghematan yang sangat besar. Di tahun pertama pemerintahan kita, kita telah menghemat uang dari anggaran kita sendiri sangat besar, Rp300 triliun lebih penghematan kita,” ujar Prabowo.
Dana hasil efisiensi tersebut, lanjut Presiden, langsung dialihkan untuk mendanai program-program produktif yang bersentuhan langsung dengan rakyat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Stop Kajian, Perbanyak Aksi
Prabowo menjelaskan, ratusan triliun rupiah itu didapat dari pemangkasan belanja yang tidak produktif, seperti perjalanan dinas luar negeri, acara seremonial, seminar, hingga biaya kajian yang berlebihan.
Ia meminta jajarannya untuk mengurangi teori dan analisis, serta lebih fokus pada eksekusi penyelesaian masalah di lapangan.
“Kajian-kajian, analisa-analisa, sudah tidak perlu terlalu banyak. Kita sudah tahu masalahnya. Kekurangan infrastruktur, lakukan. Desa perlu jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Tidak usah terlalu banyak analisa,” tegas mantan Danjen Kopassus tersebut.
Apresiasi Danantara
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kinerja lembaga Danantara. Ia mengapresiasi hasil efisiensi dan reformasi lembaga tersebut yang dalam waktu kurang dari satu tahun melonjak hingga empat kali lipat dibandingkan tahun 2024.
“Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar,” katanya.
Prabowo menargetkan tingkat pengembalian aset (return on asset) negara harus berada di atas 8 persen. Ia mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki demi mendongkrak perekonomian nasional.
Habisi Korupsi
Menutup arahannya, Presiden kembali menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam pemberantasan korupsi. Ia memperingatkan agar tidak ada lagi kebocoran dan manipulasi anggaran di semua tingkatan.
“Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia. Segala kebocoran, segala penyelewengan, segala manipulasi, semua. Tidak ada kompromi,” pungkas Prabowo.










