JAKARTA, Generasi.co — Transformasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melalui strategi BRIVolution Reignite mulai membuahkan hasil nyata di luar bisnis perbankan inti. Entitas anak perusahaan kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pilar utama yang menyumbang kontribusi signifikan terhadap laba konsolidasi perseroan.
Dalam paparan kinerja keuangan Triwulan IV 2025, Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, mengungkapkan bahwa peran anak usaha semakin dominan dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan aset BRI Group.
“Kontribusi perusahaan anak terhadap laba konsolidasi BRI sudah mencapai sekitar 18,2 persen, sementara dari sisi aset berada di angka 12,5 persen,” ujar Aquarius di Jakarta, dikutip Jumat (6/3/2026).
Pertumbuhan Aset Mencapai Dua Digit
Data internal BRI menunjukkan performa impresif dari 10 perusahaan anak yang bergerak di berbagai sektor jasa keuangan. Hingga tutup tahun 2025, total aset entitas anak tercatat sebesar Rp267 triliun, atau melonjak drastis 23,3 persen (YoY).
Sinergi yang kuat dalam ekosistem BRI Group juga berhasil mengerek laba bersih anak usaha hingga menyentuh angka Rp10,38 triliun, tumbuh 16,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peta Kekuatan 10 Entitas Anak BRI (Ekosistem Keuangan Terpadu)
| Sektor | Entitas Anak Utama | Fokus Strategis |
| Pembiayaan Mikro & Emas | PT Pegadaian & PT PNM | Ekosistem emas & pembiayaan ultra mikro |
| Asuransi | BRI Life & BRI Insurance | Proteksi digital & asuransi umum |
| Pasar Modal | BRI Danareksa Sekuritas & BRI MI | Investasi & layanan sekuritas |
| Perbankan Digital | Bank Raya Indonesia | Solusi perbankan full digital |
| Lainnya | BRI Finance, BRI Ventures, dsb. | Pembiayaan konsumer & modal ventura |
Fokus Baru: Ekosistem Emas dan Penetrasi Konsumer
Salah satu sorotan utama dalam transformasi ini adalah pengembangan ekosistem emas nasional yang dijalankan oleh PT Pegadaian. Aquarius menjelaskan bahwa layanan tabungan emas dan pembiayaan berbasis emas kini telah terintegrasi secara digital, memudahkan masyarakat untuk berinvestasi sekaligus mendapatkan pendanaan dengan cara yang modern.
Selain itu, BRI melalui anak usahanya terus memperluas jangkauan pada segmen konsumer dan memperkuat pembiayaan di sektor komersial serta korporasi melalui pendekatan rantai nilai (value chain).
“Peningkatan kontribusi ini menunjukkan semakin besarnya peran entitas anak dalam menopang kinerja keuangan BRI, terutama di tengah upaya kami mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis perbankan inti,” pungkas Aquarius.
Dengan performa ini, BRI Group semakin mempertegas posisinya bukan hanya sebagai penguasa kredit mikro, tetapi juga raksasa jasa keuangan dengan portofolio yang sangat terdiversifikasi dan tangguh terhadap dinamika pasar.










