MATARAM, Generasi.co — Prestasi gemilang sukses ditorehkan oleh siswa-siswi SMAN 9 Mataram. Sekolah favorit di Kota Mataram ini berhasil merebut tahta Juara 1 dalam ajang bergengsi Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Berlaga di Lapangan Sangkareang, Selaparang, Sabtu (16/5/2026), skuad SMAN 9 Mataram tampil memukau dan berhak melenggang ke Grand Final Nasional mewakili Provinsi NTB di Jakarta pada Agustus 2026 mendatang.
Menang Dramatis, Selisih Hanya 145 Poin
Kemenangan SMAN 9 Mataram diraih lewat persaingan yang sangat ketat. Berdasarkan akumulasi penilaian juri, mereka unggul tipis di puncak klasemen dengan raihan 8.365 poin. Posisi kedua ditempati oleh MAN 1 Lombok Timur dengan 8.220 poin, disusul MAN 2 Mataram di posisi ketiga dengan 7.980 poin.
Ketua Regu SMAN 9 Mataram, Laksmana Bayugentha Pramono, mengaku sempat tidak percaya saat timnya diumumkan sebagai kampiun akibat tipisnya selisih poin (145 poin) dengan runner-up.
“Kami tidak menyangka Juara 1 Provinsi. Sebab, kami lihat sekolah lain persiapannya dan penampilannya sangat baik. Selisih tipis itu membuat kami tak percaya. Tapi, akhirnya kami sangat senang,” ungkap Laksmana.
Pelajar kelas 11 ini menyadari bahwa pertarungan di tingkat nasional kelak akan jauh lebih berat. “Lawan-lawan kami di Jakarta nanti semua juara provinsi. Kami akan terus berusaha, mempersiapkan diri, berlatih, dan memperbaiki kesalahan yang ada,” imbuhnya mantap.
Disiplin Baja Menuju Target Juara Nasional
Di balik kesuksesan manuver dan formasi SMAN 9 Mataram, ada tangan dingin sang pelatih, Alfin Ariyanto. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan penegakan disiplin yang sangat ketat selama masa latihan.
“Bangga tentu ya, usaha dan upaya mereka untuk meraih gelar juara sangat keras, kami terapkan disiplin yang kuat. Untuk menghadapi final di Jakarta, tentu kami akan persiapkan lebih baik lagi. Intinya, kami akan raih gelar juara nasional,” tegas Alfin.
Penilaian Murni Tanpa Intervensi
Kompetisi yang merupakan hasil kerja sama MPR RI, Pemprov NTB, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini diikuti oleh 10 SMA/sederajat se-NTB. Setiap sekolah menerjunkan satu tim berisi 12 anggota dan 1 ketua regu untuk diuji ketepatan baris-berbaris, prosesi pengibaran bendera, dan kreasi formasi. Dalam prosesnya, dua sekolah tercatat harus didiskualifikasi oleh dewan juri.
Ketua Tim Juri dari unsur PPI, Arif Rahman, memastikan seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI AD, Polri, dan PPI.
- “Proses penilaian sampai penerbitan berita acara hasil penjurian semua dilaksanakan dengan saksama, secermat mungkin, sejujur mungkin, tanpa ada tekanan dari pihak mana pun. Ini betul-betul nilai murni,” papar Arif.
Disaksikan Langsung Pejabat Pusat dan Daerah
Kredibilitas dan kemeriahan LKBB-PB NTB 2026 ini semakin terasa dengan hadirnya sejumlah pejabat penting dari pusat hingga daerah yang turut mengawal langsung jalannya lomba, di antaranya:
- MPR RI: Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Dapil NTB II, apt. Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm.; Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI, Heri Herawan, S.H.; dan jajaran Setjen MPR.
- Pemerintah Provinsi & Daerah: Kadis Dikpora NTB Dr. Syamsul Hadi, M.Pd. (mewakili Gubernur NTB); Kadispora NTB Wirawan; Kaban Kesbangpol Kota Mataram Muhammad Israk Tantowi Jauhari.
- TNI-Polri: Kompol M. Iqbal Huda (mewakili Kapolda NTB); Mayor I Wayan Subrata (mewakili Danrem Mataram); Danramil 05 Mataram Kapt. Inf. Iwan Surya Winarto (mewakili Dandim Mataram); Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sudiarta Wisma.










