MATARAM, Generasi.co — Menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan berkarakter kuat. Semangat inilah yang diusung dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Anggota MPR RI Fraksi Gerindra Dapil NTB II, apt. Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm., yang mewakili Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Acara tersebut berlangsung meriah di Lapangan Sangkareang, Selaparang, Kota Mataram, Sabtu (16/5/2026).
Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Melainkan Ujian Karakter
Dalam sambutan Ketua MPR RI yang dibacakannya, Lale menegaskan bahwa LKBB-PB tidak boleh dipandang sekadar sebagai ajang pamer ketangkasan fisik atau adu kreativitas formasi semata. Lebih dari itu, lomba ini adalah instrumen strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan gotong royong.
- “Lomba kreasi baris-berbaris dan pengibaran bendera MPR ini adalah ikhtiar kita dalam upaya penguatan nasionalisme generasi muda yang kritis dalam berpikir dan visioner dalam bertindak,” tegas Lale di hadapan ratusan peserta.
Menurut Lale, para pelajar yang hadir merupakan duta bangsa sejati yang menunjukkan kesiapan untuk menjaga persatuan nasional sekaligus mengimplementasikan Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Ia juga memuji karakter masyarakat NTB yang dinilai tangguh, mengingat alam NTB yang keras justru sukses melahirkan generasi bermental baja yang ikut membentuk identitas Indonesia.
Lima Wasiat Kebangsaan untuk Generasi Muda
Secara khusus, Lale Syifaun Nufus menitipkan lima pesan fundamental kepada para peserta agar siap menghadapi tantangan zaman:
- Menjadi Penjaga Pancasila: Pancasila bukan sekadar teks tertulis, melainkan ruh yang hidup. Lale menyebut setiap formasi baris-berbaris sejatinya mencerminkan persatuan, keadilan, dan kemanusiaan.
- Menghormati Konstitusi dan Demokrasi: Generasi muda harus memahami hak dan kewajiban bernegara serta menolak segala bentuk provokasi. Kebebasan demokrasi harus dijalankan secara bertanggung jawab dan bermartabat.
- Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman: Jangan mudah terpecah belah oleh hoaks di media sosial. Keberagaman harus dipandang sebagai kekuatan terbesar bangsa.
- Menjadi Generasi Digital Berakhlak: Teknologi harus digunakan untuk menyebarkan nilai-nilai positif. Generasi muda diminta menjadi kreator konten kebaikan, bukan penyebar ujaran kebencian atau radikalisme.
- Berani Bermimpi untuk Indonesia Emas 2045: Sebagai pemegang estafet kepemimpinan, para pemuda harus membekali diri sejak dini dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan semangat bela negara.
Apresiasi Pemprov NTB dan Tiket ke Grand Final Nasional
Pemerintah Provinsi NTB menyambut baik kolaborasi antara MPR RI dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini. Mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Syamsul Hadi, menilai acara ini sangat relevan dengan peringatan Hari Konstitusi.
“Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, generasi muda menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi karakter. Lomba ini menjadi media pembentukan disiplin, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air,” ujar Syamsul Hadi.
Ajang LKBB-PB NTB 2026 ini diikuti oleh 10 sekolah setingkat SMA/sederajat terbaik di provinsi tersebut, yaitu:
- MAN 1 Lombok Timur
- SMAN 9 Mataram
- SMAN 1 Selong
- MAN 1 Lombok Barat
- MAN 2 Mataram
- SMAN 2 Mataram
- SMAN 1 Mataram
- MAN 2 Kota Bima
- SMAN 1 Kuripan
- SMAN 3 Mataram
Juara pertama dalam kompetisi ini tidak hanya membawa pulang piala kebanggaan tingkat provinsi, tetapi juga berhak meraih tiket eksklusif untuk mewakili NTB pada Grand Final Nasional LKBB-PB 2026 yang akan digelar di Jakarta pada bulan Agustus mendatang.
Turut hadir menyaksikan kemeriahan acara tersebut jajaran penting dari berbagai institusi, di antaranya Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI Heri Herawan, Kadispora NTB Wirawan, perwakilan Kapolda NTB Kompol M. Iqbal Huda, perwakilan Danrem Mataram Mayor I Wayan Subrata, perwakilan Dandim Mataram Kapt. Inf. Iwan Surya Winarto, Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sudiarta Wisma, Kaban Kesbangpol Kota Mataram Muhammad Israk Tantowi Jauhari, serta para pembina PPI Provinsi NTB.










