Sudaryono Dukung Perombakan Pimpinan BGN untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono/IG

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto merombak susunan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Sudaryono, keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi yang berlangsung selama satu setengah tahun. Evaluasi itu mencakup sejumlah aspek, mulai dari kedisiplinan dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis.

Ia menegaskan anak-anak dan kelompok rentan harus mendapatkan makanan bergizi sesuai standar yang telah ditetapkan. Karena itu, pelaksanaan program tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

“Anak-anak serta kelompok rentan harus mendapat makanan bergizi sesuai standar. Tidak boleh dikerjakan asal-asalan,” ujar Sudaryono.

Ia menyebut pergantian pimpinan kepada Nanik S Deyang ditujukan untuk memperbaiki berbagai catatan yang ditemukan selama proses evaluasi.

Sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono menyatakan dukungannya terhadap langkah perbaikan tersebut. Menurut dia, sektor pertanian yang kuat akan menjadi penopang utama ketersediaan pasokan pangan bergizi bagi masyarakat.

“Sektor pertanian kuat akan memastikan pasokan pangan bergizi terus tersedia. Kita sedang menyiapkan masa depan bangsa,” katanya.

Sudaryono menilai pembangunan generasi unggul membutuhkan kedisiplinan yang tinggi, termasuk dalam memastikan kualitas program pemenuhan gizi berjalan sesuai tujuan.

“Membangun generasi unggul butuh kedisiplinan tinggi. Kalau pondasi gizi keropos, cita-cita besar bangsa sulit tercapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya memperbaiki kualitas gizi masyarakat harus ditopang oleh produksi pangan yang kuat dan berkelanjutan.

“Gizi baik bermula pada ladang subur, bukan pada wacana panjang saat rapat,” kata Sudaryono.