PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan integrasi Stasiun Karet dan Stasiun BNI City dapat direalisasikan pada akhir 2026. Dalam skema tersebut, Stasiun Karet akan diubah menjadi area selasar yang terhubung dengan BNI City dan dilengkapi fasilitas travelator untuk memudahkan mobilitas penumpang.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan penggabungan kedua stasiun dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus memperbaiki aspek keselamatan operasional kereta.
“Segera tahun ini, pokoknya kita bikin akan senyaman mungkin. Kita lihat akhir tahun, November, Desember,” kata Bobby di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Menurut Bobby, KAI akan membangun travelator atau eskalator datar seperti yang umum digunakan di bandara. Fasilitas tersebut diharapkan membuat perpindahan penumpang antarlokasi menjadi lebih nyaman.
“Pokoknya pelanggan di Jabodetabek itu akan kita bikin senyaman mungkin. Travelator kita bikin itu, kayak di bandara-bandara gitu lah,” ujarnya.
Rencana integrasi kedua stasiun sebenarnya telah lama disiapkan. Salah satu alasan utama penggabungan adalah jarak Stasiun Karet dan BNI City yang sangat berdekatan, yakni sekitar 150 meter.
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026), Bobby menjelaskan kondisi tersebut membuat kereta harus kembali melakukan pengereman dalam waktu singkat setelah meninggalkan stasiun sebelumnya.
“Jadi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City ini jaraknya cuma 150 meter, jadi kereta jalan, habis itu ngerem lagi. Dan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di Stasiun Karet ini cukup tinggi,” katanya.
Setelah integrasi dilakukan, aktivitas masuk dan keluar penumpang atau tap in dan tap out akan dipusatkan di Stasiun BNI City. Sementara Stasiun Karet akan difungsikan sebagai koridor penghubung yang dilengkapi fasilitas penunjang.
“Sehingga rencananya nanti Stasiun Karet ini kita hanya akan bikinkan dia kayak selasar gitu ya. Demi kenyamanan penumpang juga nanti kita akan bikinkan travelator. Jadi semua nanti, gate-in dan gate-outnya itu ada di Stasiun BNI City,” ujar Bobby.
Penggabungan kedua stasiun sempat ditargetkan selesai pada Desember 2025. Namun hingga pertengahan 2026 proyek tersebut masih dalam tahap persiapan dan kini ditargetkan rampung pada November atau Desember tahun ini.










