Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak seluruh kepala daerah memperkuat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.
Pesan itu disampaikan Ferry saat menghadiri Disway Top Regional Leader Awards 2026 bertema Potensi Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Instrumen Pertumbuhan Ekonomi Daerah pada 11 Juni 2026.
Menurut Ferry, koperasi tetap relevan sebagai instrumen ekonomi yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif.
“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, saya meyakini koperasi tetap menjadi instrumen penting untuk memberdayakan ekonomi rakyat dengan semangat gotong royong,” ujar Ferry dalam pernyataannya yang dikutip, Kamis (12/6/2026).
Ia menilai koperasi tidak hanya berfungsi memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Koperasi tidak hanya memperkuat perekonomian masyarakat, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Karena itu, Ferry mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan sinergi dalam pembinaan kelembagaan koperasi agar mampu menjalankan peran yang lebih besar dalam rantai ekonomi masyarakat.
“Saya mengajak seluruh kepala daerah untuk terus memperkuat sinergi dalam pembinaan dan pengembangan kelembagaan koperasi agar semakin mampu berperan sebagai agregator ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ferry, penguatan koperasi desa menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas akses ekonomi masyarakat sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga tingkat akar rumput.
Forum Disway Top Regional Leader Awards 2026 juga dihadiri Founder Disway Group Dahlan Iskan, Direktur Utama Disway Group Yanto, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Cheka Virgowansyah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, serta sejumlah kepala daerah lainnya.
Kehadiran para pemimpin daerah dalam forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan koperasi sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi yang berbasis kerakyatan.










