Bantah Isu Matahari Kembar, PSI Sebut Jokowi Justru Minta Dukung Prabowo-Gibran

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)/Setneg

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkap pesan Presiden ke-7 RI Joko Widodo kepada kader dan simpatisan partainya untuk terus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, bahkan hingga dua periode.

Pernyataan itu disampaikan Bestari sekaligus membantah spekulasi mengenai munculnya “matahari kembar” menyusul rencana Jokowi berkeliling Indonesia setelah tak lagi menjabat presiden.

“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,” kata Bestari kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Bestari mengatakan pesan tersebut disampaikan Jokowi saat pertemuan di Solo pada Kamis (18/6/2026) pagi. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta kader PSI menjaga keharmonisan internal dan terus mendukung pemerintahan yang sedang berjalan.

“Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi,” ujarnya.

Bestari turut menyoroti kunjungan putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo, ke kediaman Jokowi di Solo. Menurut dia, kunjungan tersebut mencerminkan hubungan baik antara Jokowi dan Prabowo yang tetap terjaga.

Ia menilai kehadiran Didit merupakan bentuk penghormatan kepada sosok yang lebih tua sekaligus sahabat dekat ayahnya.

“Artinya, Mas Didit ini melihat bahwa orang tuanya, Pak Presiden Prabowo dengan Pak Jokowi ini hubungan sangat baik sehingga kehadiran di situ sebagai penanda saja bahwa adab itu, adab pergaulan kepada yang lebih tua, apalagi kawan karib dari ayahandanya sangat dijunjung tinggi oleh Mas Didit,” kata Bestari.

Menurut dia, Didit menunjukkan sikap yang matang dengan tetap menjaga silaturahmi dan hubungan baik antarkeluarga tokoh nasional.

“Ya, saya kira Mas Didit seorang pemuda yang matang, ya. Dan sangat menjaga adab, pergaulan terhadap yang tua-an, gitu ya sehingga ada di Solo pun beliau menyempatkan mampir ke Pak Jokowi,” ujarnya.

Bestari meyakini kunjungan tersebut tidak terlepas dari hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Prabowo dan Jokowi.

“Saya yakin ini adalah buah dari pemahaman beliau yang ajek juga terhadap hubungan yang baik antara Pak Prabowo ayahanda beliau, dengan Pak Jokowi. Jadi silaturahmi kan bikin panjang umur gitu. Saya kira saya salut juga dengan Mas Didit ini,” imbuhnya.