Gerindra Minta Kritik MBG Tak Jadi Kebencian, Sebut Bisa Picah Bangsa

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto/DPR RI

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, meminta masyarakat tidak menebar kebencian terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan kritik tetap diperbolehkan, namun tidak boleh mengarah pada perpecahan.

Pernyataan itu disampaikan Moreno dalam acara apel akbar dan senam bersama simpatisan MBG Malang Raya di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Sabtu (20/6/2026).

“Kalau saya boleh berpendapat program strategis nasional ini (MBG), saya rasa sangat baik. Dan kalau memang ada evaluasi, itu sangat wajar. Dan terima kasih kalau ada evaluasi. Tapi jangan mengumbar kebencian, itu memecah belah bangsa kita,” ujar Moreno.

Ia menilai program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia mengingatkan agar ruang kritik tidak berubah menjadi ujaran kebencian yang berdampak pada pembentukan karakter generasi muda.

“Kita mau mempersiapkan generasi penerus kita. Kalau seandainya kita sudah diajarkan menghujat dan dibiasakan menghujat kebencian itu, itu tidak baik,” katanya.

Moreno yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang menyebut Presiden Prabowo Subianto terbuka terhadap evaluasi program MBG, termasuk jika ditemukan pihak atau oknum yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaannya.

“Dan program Pak Prabowo itu sangat bagus. Kalau memang ada oknum yang memang perlu dievaluasi, ya itu wajar. Dan Pak Prabowo sangat terbuka,” ujarnya.

Ia juga mengklaim telah menerima masukan dari petani, peternak, hingga pelaku UMKM yang mendukung keberlanjutan program MBG karena dinilai memberikan manfaat ekonomi langsung kepada mereka.

“Dan saya juga menanyakan kepada yang datang ke sini, menurut mereka bagaimana? Jangan dihentikan, kami mewakili peternak, petani, dan juga orang tua dari wali murid, yang mereka merasa terbantukan,” kata Moreno.

Terkait apel akbar dan senam bersama simpatisan MBG di Malang Raya, Moreno menegaskan kegiatan tersebut bukan aksi tandingan, melainkan inisiatif spontan masyarakat untuk menyuarakan dukungan terhadap program MBG.

“Ini bukan aksi tandingan, murni organik. Ini spontanitas dari masyarakat Malang Raya khususnya,” ujarnya.