Prabowo Dorong Seluruh Penduduk Indonesia Punya Rekening

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Federasi Rusia, pada Kamis, 3 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Generasi.co, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjemput bola dengan menyiapkan rekening bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Prabowo meminta agar seluruh penduduk Indonesia memiliki rekening koran. Untuk merealisasikan hal itu, BRI dan Bank Syariah Indonesia diminta menyiapkan rekening bagi masyarakat.

“Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9).

Proses penyiapan rekening tersebut nantinya mengacu pada data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Data tersebut akan dipadupadankan dengan sistem di Bank Indonesia.

Airlangga mengatakan integrasi itu terutama berkaitan dengan sistem pembayaran dan gateway system yang menggunakan QRIS. Langkah tersebut disiapkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

“Ini yang disiapkan agar literasi dan juga inklusi keuangan kita bisa mencapai seoptimal mungkin, lebih tinggi dari yang sudah kita capai,” ujar Airlangga.

Rekening yang disiapkan bagi masyarakat juga akan digunakan untuk menyalurkan berbagai program pemerintah.

Airlangga menyebut data OJK dan BPS menunjukkan tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,62 persen. Sementara tingkat literasi keuangan mencapai 69,57 persen.

Menurutnya, angka literasi keuangan Indonesia tersebut berada di atas standar OECD yang mencapai 63 persen.

“Jadi kalau dibandingkan dengan OECD misalnya, OECD itu standar untuk literasi keuangan di 63 persen, sedangkan survei kita itu di 69,57 persen,” kata Airlangga.