Kemensos Verifikasi 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol

Pembagian Bansos/Menpan

Generasi.co, Bandung Barat – Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengklarifikasi lebih dari satu juta dari 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat judi online (judol). Verifikasi dilakukan untuk memastikan keakuratan data sebelum pemerintah menentukan tindak lanjut.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan proses klarifikasi terhadap penerima manfaat tersebut masih berlangsung.

“Kalau untuk penerima manfaat bansos yang terindikasi, ya 1,4 juta lebih, yang klarifikasi sudah satu juta lebih,” kata Gus Ipul di Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Gus Ipul, verifikasi diperlukan karena terdapat nomor kartu tanda penduduk (KTP) penerima bansos yang diduga digunakan pihak lain untuk berbagai keperluan, termasuk membeli rumah dan berlangganan listrik.

“Kita sedang melakukan verifikasi. Kadang-kadang ada nomor KTP daripada penerima manfaat itu dimanfaatkan orang lain untuk membeli rumah, untuk langganan listrik,” ujarnya.

Kemensos juga memeriksa sekitar 1.900 lebih pegawai yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Pemeriksaan dilakukan terhadap pegawai dengan berbagai kategori.

Gus Ipul mengatakan Kemensos akan mengumumkan tindak lanjut terhadap pegawai setelah seluruh proses klarifikasi selesai. Sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran.

“Nanti kalau sudah selesai semua klarifikasinya, kita akan umumkan berapa yang diturunkan jabatannya. Beberapa yang mungkin bisa kita berikan tergantung pada tingkat pelanggarannya,” katanya.

Pemutakhiran data tersebut menjadi bagian dari upaya Kemensos memperbaiki ketepatan sasaran penyaluran bansos melalui penguatan digitalisasi bantuan sosial.